Gapeka Segera Diberlakukan, KAI Daop VI Imbau Masyarakat Waspada

PT KAI mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di jalur KA karena selain melanggar aturan, juga membahayakan perjalanan KA dan diri sendiri.

Selasa, 30 Mei 2023 | 17:58 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Solo- Seiring dengan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta api (Gapeka) 2023 mulai 1 Juni, maka waktu tempuh Kereta api akan makin singkat. Oleh itu PT Kereta api Indonesia (Persero) Daop VI mengimbau masyarakat untuk mewaspadai peningkatan kecepatan Kereta api.
 
Hal itu disampaikan Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Franoto Wibowo di Solo, Selasa (30/5). "Waktu tempuh yang makin singkat tersebut seiring dengan meningkatnya kecepatan KA di berbagai lintas di wilayah Daop 6 Yogyakarta," ucapnya.

Masyarakat yang berada di sekitar jalur KA di Daop 6, diimbau Franoto Wibowo untuk lebih berhati-hati dan waspada. "Salah satu relasi yang terjadi peningkatan kecepatan di Daop 6 Yogyakarta adalah relasi Kedungbanteng-Solo Jebres," ujarnya. 

BERITA TERKAIT:
Imbas Peristiwa Kulon Progo, KAI Daop 6 Yogya Beri Kompensasi ke Para Penumpang
Jalur Antara Sentolo – Wates Kulon Progo Sudah Dapat Dilalui Kereta dengan Kecepatan Terbatas
Imbas Dua Kereta Anjlok di Kulon Progo, 32 Penumpang Luka Ringan
Gapeka Segera Diberlakukan, KAI Daop VI Imbau Masyarakat Waspada
Nekat Gunakan Calo Rapid Test, Penumpang KAI Bakal Dipolisikan

"Sebelumnya jalur ini dilewati oleh KA dengan kecepatan 105 kpj, sedangkan pada Gapeka 2023 ini dilewati dengan kecepatan 120 kpj," sambungnya.
 
Tidak hanya itu ada sejumlah relasi juga mengalami peningkatan kecepatan seperti relasi Solo Balapan-Lempuyangan yang sebelumnya 105 kpj menjadi 115 kpj dan Yogyakarta-Kutoarjo sebelumnya kecepatan 105 kpj menjadi 120 kpj. "peningkatan kecepatan dilakukan baik di jalur hulu maupun hilir," katanya.

Adanya peningkatan itu, imbuh Franoto, PT KAI mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di jalur KA karena selain melanggar aturan, juga membahayakan perjalanan KA dan diri sendiri.
 
"Larangan ini sangat penting untuk dipatuhi masyarakat karena memang sudah beberapa kali terjadi Kecelakaan," tandasnya.
 
Berdasarkan data yang dihimpun Daop 6, dari bulan Januari-Mei 2023 ini terdapat 13 kasus KA tertemper orang dengan rincian korban meninggal dunia sebanyak 11 orang dan 2 orang luka berat.

Franoto Wibowo mengungkapkan sebagai upaya pengamanan di sekitar jalur KA, pihaknya secara rutin menugaskan petugas untuk berjaga di titik-titik rawan serta melakukan patroli.

***

tags: #pt kai daop 6 #kereta api #yogyakarta #peningkatan kecepatan #kecelakaan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI