Majukan Sektor Pertanian, DPRD Grobogan Berdayakan Anak Muda

Luasnya lahan pertanian, harus diimbangi pula dengan kualitas SDM yang mumpuni.

Rabu, 31 Mei 2023 | 11:52 WIB - Ragam
Penulis: Siti Muyassaroh . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Grobogan – Kemajuan sektor Pertanian di Kabupatan Grobogan tak hanya berasal dari luasnya lahan persawahan, tetapi juga dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh karena itu, DPRD Grobogan mendorong lebih banyak anak muda agar mengabdikan diri serta memanfaatkan keahliannya untuk turut memajukan sektor Pertanian di Kabupaten Grobogan.

Untuk diketahui, Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten agraris, artinya banyak dari penduduknya yang bekerja sebagai petani. Di Kabupaten Grobogan sendiri, lahan persawahannya menjadi salah satu yang terluas di Provinsi Jawa Tengah, sehingga tak heran menjadi penyumbang padi nomor 1 di Provinsi tersebut. 

BERITA TERKAIT:
BEM Faperta Unwahas Semarang Ajak Generasi Muda Tekuni Bisnis Hidroponik
Majukan Sektor Pertanian, DPRD Grobogan Berdayakan Anak Muda
Antisipasi Dampak El Nino, Pemkot Surakarta Lakukan Rekayasa Pertanian
Lapas Brebes Galakkan Program Pembinaan Kemandirian Bagi Warga Binaan
Terima Penghargaan Ketahanan Pangan, Jokowi: Terimakasih Petani 

Luasnya lahan Pertanian, harus diimbangi pula dengan kualitas SDM yang mumpuni. Hal itu pula yang menjadi perhatian DPRD Grobogan.

Wakil Ketua DPRD Grobogan Sugeng Prasetyo mengatakan, banyak anak muda yang memiliki keahlian di bidang Pertanian. Mereka bersedia kembali ke daerahnya setelah menuntut ilmu di bidang Pertanian.

"Sekarang banyak skill di bidang Pertanian dari anak Grobogan yang peduli terhadap Pertanian di Grobogan. Banyak anak Grobogan yang kembali ke daerah, karena mereka sadar Pertanian adalah harapan masa depan. Tidak harus ke kota mencari pekerjaan," kata Sugeng, seperti dilansir dari kanal YouTube TATV Streaming, Rabu (31/5/2023).

"Mereka sudah menghilangkan image bahwa petani itu ndeso. Sekarang ada istilah petani milenial," ujarnya.

Sugeng berharap ke depannya, lebih banyak anak muda yang bersedia terjun ke bidang Pertanian dan memberikan sumbangsih berupa ide kreatif demi memajukan sektor Pertanian di Kabupaten yang berjuluk 'lumbung padi Jawa Tengah' ini.

"Mudah-mudahan ke depannya, kita lagi memberi masukan supaya ide kreatif anak muda kita lebih mau untuk mengabdikan diri dari keahliannya untuk bisa kembali ke Grobogan," harapnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Sunanto, Grobogan sendiri memiliki tiga hasil Pertanian yang diunggulkan, yakni padi, jagung, dan kedelai. 

"Di Grobogan ini tiga-tiganya produksi tertinggi di Jawa Tengah. Untuk produksi padi Grobogan tahun 2022 mencapai 800 ribu ton dalam bentuk gabah. Kalau dikonversi menjadi beras sekitar di angka 500 ribu ton," kata Sunanto.

Sedangkan sejumlah 1,5 juta jiwa penduduk Grobogan hanya membutukan sekitar 150 ribu ton beras untuk bahan pangan selama setahun, sehingga persediaan beras mengalami surplus sebanyak 350 ribu ton. 

Selain padi, petani Grobogan juga menjadi produsen jagung dan kedelai yang tak hanya menjadi nomor 1 di Jawa Tengah, tetapi dalam skala nasional.

"Untuk jagung, Kabupaten Grobogan berdasarkan data tahun 2022 mencapai 835 ribu ton. Sedangkan untuk kedelai, Kabupaten Groboga tahun 2022 produksinya mencapai 35 ribu ton," terang Sunanto. (adv)

***

tags: #pertanian #padi #anak muda #kabupaten grobogan #dprd grobogan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI