Tiga Penjual Obat Ilegal Diringkus Polisi, Pelaku Incar Pembeli Remaja

Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan total obat golongan G sebanyak 4.957 butir.

Rabu, 21 Juni 2023 | 15:56 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Jakarta - Tiga penjual obat-obatan ilegal berinisial AA, B, dan RK diamankan Polres Metro Jakarta Selatan di kawasan Mampang dan Pancoran. Dalam melancarkan aksinya, mereka menggunakan modus menjual obat terlarang tersebut kepada kalangan remaja.

"Pelaku ada tiga orang yang kita amankan dan telah beraksi selama tujuh bulan," kata Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jaksel Kompol Achmad Ardhy kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

BERITA TERKAIT:
Pemuda Asal Pekalongan Diringkus Petugas Lapas Brebes. Ada Apa?
Pemuda di Purworejo Ditangkap Polisi, Gegara Simpan 150 Butir Obat Terlarang
Polisi Tangkap Tiga Orang terkait Kasus Obat Terlarang
Polisi Sita Ratusan Obat Terlarang dari Sebuah Warung, Seorang Pemuda Diamankan
Kerjasama dengan Kejaksaan, Pemkot Semarang Buka Layanan Rehabilitasi Bagi Pecandu Narkoba di RSWN

Dijelaskan Ardy, para pelaku melakukan aksinya dengan menjual secara diam-diam melalui aplikasi pesan daring agar bisa terhindar dari pantauan pihak Kepolisian.
 
"Adapun sasaran mereka menjual obat tersebut kebanyakan ke anak-anak remaja," ujarnya.
 
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketiga pelaku ditangkap di tiga toko yang beroperasi yakni Toko Doa Ibu 1 di Kemang Mampang, Toko Doa Ibu 2 di Duren Tiga Pancoran, dan Toko Malaka di Kemang Mampang.
 
Ardhy menambahkan, Polres Metro Jakarta Selatan telah mengamankan total obat golongan G (keras) sebanyak 4.957 butir dan total psikotropika sebanyak 296 butir.
 
Adapun dengan rincian yakni Toko Doa Ibu 1 di Kemang Mampang, diamankan obat golongan G yakni 590 butir Heximer dan 540 butir tramadol. Kemudian obat psikotropika yakni 40 butir Aprazolam dan tiga butir Diazepam.
 
Lalu, dari Toko Doa Ibu 2 telah diamankan obat golongan G yakni 670 butir tramadol, 100 butir trihexyphenidyl, dan 1900 butir hexymer. Kemudian obat psikotropika yakni 82 butir Aprazolam, 10 butir Diazepam, 10 butir Esilgan, 17 butir Mersi, dan 10 butir Sanax.
 
Lalu, Toko Malaka diamankan obat golongan G yakni 1070 butir tramadol, 497 butir trihexyphenidyl, dan 180 butir hexymer. Kemudian obat psikotropika yakni 92 butir Aprazolam, enam butir Dumolid, enam butir Esilgen, sembilan butir Diazepam, tiga butir Sanax, dan delapan butir Lorazepam.

***

tags: #obat terlarang #polisi #polres metro jakarta selatan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI