Dua Hari Operasi Patuh Candi, Polda Jateng Tilang 9.023 Pelanggar Lalin

Ada tujuh pelanggaran yang menjadi prioritas dalam operasi ini.

Selasa, 11 Juli 2023 | 18:58 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang- Dua hari digelar, Operasi Patuh Candi 2023 yang dilaksanakan Polda Jawa Tengah bersama polres jajaran telah menilang ribuan pengguna kendaraan di jalan raya. Mayoritas para pelanggar tertangkap melalui kamera ETLE (electronic traffic law enforcement).

"Mereka tertangkap baik dari kamera ETLE yang statis maupun kamera ETLE mobile yang dibawa personel lantas yang bertugas di jalan raya," kata Kasatgas Humas Operasi Patuh Candi 2023 Kompol Eko Kurniawan, Selasa (11/7/2023).

BERITA TERKAIT:
Dialog Kebangsaan di Undaris, Kapolda Jateng Sebut Mahasiswa Berperan Jaga Situasi Kondusif
Polisi Tangkap Tiga Rampok Toko Emas “Murni” di Blora, Diburu hingga ke Tulungagung
Polisi Beberkan Kebijakan Penurunan Angka Laka Lantas Lebaran 2024 di Jateng
Polisi Sebut Angka Laka Lantas di Jateng Pada Momen Lebaran Tahun Ini Turun 43 Persen Dibanding 2023
Perwira Ditresnarkoba Polda Jateng Ditemukan Tewas di Asrama Akpol Semarang

pelanggaran-pelanggaran tersebut, terjadi di seluruh wilayah Jateng. Dia membeberkan pihaknya melakukan penindakan kepada 9023 pelanggar lalu lintas dengan rincian penilangan melalui kamera ETLE statis sejumlah 744 perkara, penilangan melalui ETLE mobile sejumlah 4431 perkara dan penilangan secara manual sejumlah 726 perkara.

"Dilakukan juga pemberian teguran kepada pengguna kendaraan sejumlah 3122 perkara," tegasnya. 

Dirinya menjamin, pelaksanaan operasi patuh dijalankan dengan mengedepankan pemberian edukasi pada para pengguna jalan terkait kepatuhan pada aturan lalu lintas dan keselamatan di jalan raya.

Dia mengatakan ada tujuh pelanggaran yang menjadi prioritas dalam operasi ini antara lain : pertama, pelanggaran apil, melanggar marka dan parkir liar. Kedua, menggunakan hp saat berkendara. Ketiga, pengemudi atau pengendara di bawah umur. Keempat, tidak menggunakan helm SNI atau safety belt.

Kelima adalah pelanggaran kendaraan tidak sesuai syarat teknis dan laik jalan. Keenam, pengendara yang berbalapan di jalan raya dan ketujuh adalah pengendara yang berada dalam pengaruh alkohol.

***

tags: #polda jawa tengah #operasi patuh candi #etle #pelanggaran #pengendara

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI