Soal Biaya Seragam yang Viral Capai Rp2,3 Juta, Pihak Sekolah: Kami Hanya Bagikan, Semua dari Provinsi

Soal harga juga dipatok langsung dari provinsi, sementara sekolah hanya menjalankan saja.

Sabtu, 22 Juli 2023 | 11:12 WIB - Ragam
Penulis: Siti Muyassaroh . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Tulungagung – Baru-baru ini, potret biaya satu set seragam di SMAN 1 Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur, yang mencapai Rp2,360.000 viral di media sosial. Pihak sekolah mengatakan bahwa seragam tersebut dikirim dari Dinas Pendidikan Provinsi.

Seperti diketahui, sebelumnya diberitakan bahwa total biaya seragam untuk siswa baru di SMAN 1 Kedungwaru mencapai Rp2.360.000. Biaya itu mencakup seluruh seragam, jas almamater, hingga atribut seperti ikat pinggang dan tas.

BERITA TERKAIT:
Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak
Sebanyak 68 Anak Diduga Keracunan usai Santap MBG di Tulungagung
Polisi Bantu Tangani Kebakaran Gilingan Tebu di Desa Junjung
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Handphone di Tulungagung
Sesosok Mayat Bayi Ditemukan di Pinggir Sungai Brantas Ngantru

Banyak yang mengeluhkan tingginya biaya tersebut, apalagi harga tersebut masih berupa kain. Orang tua siswa masih harus mengeluarkan uang lagi untuk menjahitkannya.

Terkait hal ini, Kepala SMAN 1 Kedungwaru, Nuriddin, saat dikonfirmasi lewat Whatsapp enggan memberi penjelasan langsung. Ia meminta wartawan langsung ke bagian toko SMAN 1 Kedungwaru, bagian yang membagikan seragam itu.

Menurut petugas toko SMAN 1 Kedungwaru, seluruh kain dikirim langsung dari Dinas Pendidikan Provinsi. Soal harga juga dipatok langsung dari provinsi, sementara sekolah hanya menjalankan saja.

"Kami bukan beli terus kami jual lagi. Semua dikirim dari Provinsi," ucap petugas ini.

Pihak sekolah juga dilarang membeli kain sendiri di lokal Tulungagung dan harus ikut aturan dari Dinas Pendidikan Provinsi. Kebijakan ini sudah berjalan bertahun-tahun di SMAN 1 Kedungwaru.

"Kami hanya bertugas membagikan. Prosesnya dari Provinsi sampai sini kami tidak tahu," katanya.

Masih menurut petugas yang membagikan seragam ini, sebenarnya tidak ada paksaan membeli paket kain seragam dari sekolah. 

Namun jika membeli seragam di luar, maka warnanya tidak akan sama dengan yang dijual lewat sekolah. Apalagi warga seragam tahun lalu dengan tahun ini ada perbedaan.

***

tags: #tulungagung #seragam #viral di media sosial #dinas pendidikan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI