Petani di Jepara Keluhkan Pupuk Subsidi Langka, Kapolres Perintahkan Jajarannya Selidiki 

“Walaupun kami memiliki kartu tani, tetapi seringkali pupuk tidak kami dapatkan saat kami benar benar membutuhkan.

Sabtu, 22 Juli 2023 | 15:15 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jepara - Kelangkaan pupuk bersubsidi mendapat sorotan dari KaPolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho ketika menggelar acara Jumat Curhat, Jumat (21/7). Acara tersebut digelar usai penanaman mangrove di Pantai Kropak Indah, Margokerto, Bondo Jepara. 

Seorang wakil kelompok Tani Desa Bondo menyampaikan keluhan terkait kelangkaan pupuk subsidi. 

BERITA TERKAIT:
Kembali Adakan Jumat Curhat, Kapolda DIY Dicurhati Pelaku UMKM
Gelar Jumat Curhat, Kapolsek Bulakamba Imbau Warga Bulusari Tidak Bakar Sampah Sembarangan
Petani di Jepara Keluhkan Pupuk Subsidi Langka, Kapolres Perintahkan Jajarannya Selidiki 
Marak Perdagangan Orang, Kapolres Demak Minta Masyarakat Waspada: Iming-imingnya Gaji Tinggi
Kombes Fannky Tegaskan Tak Ingin Ada Keributan Antar Perguruan Silat di Cilacap

“Walaupun kami memiliki kartu tani, tetapi seringkali pupuk tidak kami dapatkan saat kami benar benar membutuhkan. Anehnya pupuk subsidi ini justru dijual di pasar,” ungkap Nuriharjo.

Karena itu ia berharap KaPolres Jepara bersedia untuk membantu agar petani mendapat pupuk yang dibutuhkan saat diperlukan. 

“Pasalnya jika pupuk tidak didapatkan tepat waktu dibutuhkan, produktifitas petani dipastikan tidak maksimal,” terang Nuriharjo.

Mendapat keluhan tersebut KaPolres Jepara Wahyu Nugroho Setiawan langsung memerintahkan Kasat Reskrim AKP Achmad Misdar Tohari untuk mendalami keluhan petani

“Jangan sampai petani terus dirugikan karena ada permainan pupuk ditingkat distribusi,” pintanya. 

Ia juga meminta Achmad Misdar Tohari untuk mengkoordinasikan dengan pemangku kepentingan lain. 

“Harapan kita distribusi pupuk bersubsidi yang merupakan program pemerintah untuk meningkatkan produktifitas sektor peratnian dan kesejahteraan petani terhambat karena permainan oknum yang tidak bertanggungjawab,” ujar AKBP Wahyu.

***

tags: #jumat curhat #polres jepara #kapolres jepara #petani

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI