Era Artificial Intelligence, Peran Dosen Masa Kini Harus Makin Jelas
Rektor Unika Soegijapranata Ferdinandus Hindiarto meminta kepada semua dosen di Unika harus mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
Sabtu, 05 Agustus 2023 | 21:30 WIB - Didaktika
Penulis:
. Editor: Wis
KUASAKATACOM, Semarang– Dosen Unika Soegijapranata Semarang Peter Ardhianto PHD menyebut peran dosen pada era Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan makin jelas. Dosen tak hanya transfer ilmu tapi harus membuat suasana perkuliahan makin menyenangkan.
Peter mengatakan teknologi kecerdasan buatan berkembang pesat. Dia menyebut, kecerdasan buatan memudahkan manusia dalam pekerjaan.
BERITA TERKAIT:
Meski Berkuliah pada Pilihan Kedua, Felita Mampu Kembangkan Bakat di Unika Soegijapranata
Lulusan Unika Soegijapranata Optimal Terserap ke Dunia Kerja Sebelum Wisuda
Unika Soegijaprata Pamerkan Hasil Program Kerja Mahasiswa KKU/KKS
FIKom Unika Soegijapranata Gelar Digital Talent War dan Internship Fair 2025
“Architainment Hub – Learn × Play”, Cara FAD Unika Soegijapranata Perkenalkan Prodinya secara Kreatif
“Lalu jika begini, bagaimana masa depan kampus? Bagaimana masa depan dosen?. Apakah dosen terancam? Ini pertanyaan yang kerap muncul,” kata Peter, saat orasi ilmiah tentang “Membangun Keterlibatan Maksimal Pada Era Media Digital”, dalam rangka Dies Natalis ke-41 Unika Soegijapranata, di Kampus I Unika Bendan Duwu, Sabtu (5/8).
Dia menuturkan karena kecerdasan buatan, dosen sempat berasumsi dan cemas apakah dia akan tetap dipekerjakan dan mendapat gaji atau tidak. Dia menegaskan, posisi pendidik atau dosen makin jelas, tak akan terganti oleh kecerdasan buatan.
“Posisi dosen malah makin jelas, bukan kabur. Tuntutannya adalah membangun suasana kelas yang menarik,” ucapnya.
Selain itu, dosen juga harus mampu membangun motivasi belajar mahasiswa. Sebab kecerdasan buatan tak bisa membangun motivasi belajar.
“Perlu juga keterlibatan dan kolaborasi dengan prodi lain. Kalau ada keterlibatan maksimal antara dosen dan mahasiswa, motivasi terbentuk,” terang dosen Prodi Desain Komunikasi Visual Unika ini.
Maka dari itu, para dosen terlebih dosen senior harus bisa berubah menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Jangan hanya seperti memberikan ceramah atau kutbah.
“Kebetulan di Unika ini banyak dosen muda. Dosen muda bisa berkolaborasi dengan yang tua untuk menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan,” tandas dia.
Rektor Unika Soegijapranata Ferdinandus Hindiarto meminta kepada semua dosen di Unika harus mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.
“Ada salah satu ruang kelas untuk pembelajaran mata kuliah pendidikan pancasila dan kewarganegaraan. Saya pernah mengintip dari luar. Saya lihat dosennya buka laptop lalu dihubungkan ke TV Monitor. Lalu ada power point yang banyak dan dosennya membacakannya,” kata Ferdi.
“Saya intip, 10 menit atau 15 menit kemudian, mahasiswa mulai keluar kelas satu per satu. Bilangnya ke toilet. Saya membayangkan, ini tugas saya dan wakil rektor untuk mengubah sistem pembelajaran. Memang tidak mudah,” sambungnya.
Dia menyebut dosen senior dirasa agak susah beradaptasi. Namun pihaknya perlu menggenjot agar para dosen senior adaptif dengan perubahan yang ada.
“Tidak akan ada (mahasiswa) yang menikmati jika model pembelajaran seperti ini. Serius! Informasi kan mudah didapat dari kecerdasan buatan. Itu tantangan berat kami. Tapi kami tetap komitmen maksimal,” tandas dia.
***tags: #unika soegijapranata #pembelajaran #dies natalis #artificial intelligence
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Polda Jateng Tegaskan Penerimaan SIPSS 2026 Terapkan Prinsip BETAH
23 Januari 2026
Di Davos, Presiden Prabowo Tegaskan Pendidikan Menjadi Kunci Lepas dari Kemiskinan
23 Januari 2026
Satpol PP Kota Semarang Tangkap Tiga Orang Pembuang Sampah Sembarangan
23 Januari 2026
Diaspora di Swiss Menilai Presiden Prabowo Punya Visi Jelas Bawa Indonesia ke Level Global
23 Januari 2026
Bertemu Presiden Prabowo World Economic Forum, Berikut Harapan Diaspora di Swiss
23 Januari 2026
Persiapan Musda KNPI Jateng: Memperkuat Akses Kerja dan Kemandirian Pemuda
23 Januari 2026
PSIS Datangkan Muhammad Hidayat dengan Skema Peminjaman
23 Januari 2026
Kemendagri Gelar Forum Penguatan Demokrasi bagi Pelajar di Purbalingga
23 Januari 2026

