KPK Sebut Rafael Alun Lakukan Pencucian Uang Rp94,6 Miliar

Rafael Alun siap disidangkan dalam kasus penerimaan gratifikasi hingga TPPU.

Minggu, 20 Agustus 2023 | 09:59 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Jakarta -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut bahwa Mantan Pejabat Ditjen Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp94,6 miliar dalam kurun waktu 20 tahun. 

Saat ini, Rafael Alun siap disidang atas perkara dugaan penerimaan gratifikasi sampai TPPU

BERITA TERKAIT:
Eks Dirut Pertamina Segera Disidang terkait Kasus Dugaan Korupsi Pembelian LNG
KPK Selidiki Kasus Dugaan Suap oleh Perusahaan Jerman kepada Oknum Pejabat Indonesia
Ali Fikri Pastikan Penyidik Tak Terlibat Kasus Pungli di KPK
Gubernur Maluku Utara Terjaring OTT KPK, Presiden Jokowi: Hormati Proses Hukum
Ingin RUU Perampasan Aset Koruptor Segera Disahkan, Ganjar: Ini Tuntutan Masyarakat

Kabag Pemberitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menerangkan nilai bahwa ayah dari Mario Dandy Satriyo ini diduga telah menerima gratifikasi Rp16,6 miliar. Sedangkan, total nilai pencucian uang Rafael selama 20 tahun mencapai Rp94,6 miliar.

"gratifikasi sebesar Rp16,6 miliar. TPPU periode 2003 sampai 2010 sebesar Rp31,7 miliar. TPPU periode 2011 sampai 2023 sebesar Rp26 miliar, 2 juta dolar Singapura dan 937.000 dolar AS," ucap Ali Fikri, Minggu (20/8/2023).

Adapun total nilai penerimaan gratifikasi hingga pencucian uang Rafael Alun tersebut bakal dibeberkan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK di persidangan.

Tim jaksa telah menuangkan nilai gratifikasi hingga pencucian uang Rafael Alun di dalam surat dakwaan.

***

tags: #kpk #rafael alun trisambodo #gratifikasi #tppu

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI