Niatnya Cuma Iseng Melahirkan di Jepang, WNI Ini Malah Ketiban Duit Bantuan Rp50 Juta 

Pasangan WNI tersebut disebut mendapat biaya cek kandungan tiap bulan. Subsidi persalinan hingga 50 juta, bahkan uang 1,5 juta per bulan untuk membeli perlengkapan bayi.

Minggu, 03 September 2023 | 09:01 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Tokyo - Sebuah video di TikTok memperlihatkan seorang pasangan suami istri yang merupakan WNI melahirkan di Jepang. Kisah ini diunggah oleh akun TikTok @kairo_in_japan. 

Pasangan WNI tersebut disebut mendapat biaya cek kandungan tiap bulan. subsidi persalinan hingga 50 juta, bahkan uang 1,5 juta per bulan untuk membeli perlengkapan bayi.

BERITA TERKAIT:
Orang Indonesia di Jepang Antusias Nyoblos Pemilu Hari Ini
Select Hotels Group Japan Kini Rambah Pasar Hotel di Indonesia
Usai Pertandingan Indonesia Vs Jepang, Warganet Tetap Bangga dengan Gol Tunggal Sandy Walsh
Jelang Lawan Jepang, Justin Hubner: Kami Siap Menghadapi Mereka
Profil Jordi Amat Maas, Pemain Naturalisisi yang Miliki Darah Keturunan Raja Siau, Sulawesi Utara

Keduanya mengaku berkunjung ke Jepang dengan status temporary resident. Artinya, mereka menggunakan visa kunjungan sementara sebagai wisatawan yang ingin berkunjung ke Jepang, dengan menggunakan biaya sendiri.

Tak disangka, dari keisengannya untuk melahirkan di luar negeri, keduanya justru mendapat uang dari pemerintah Jepang sebagai subsidi persalinan sebesar 50 juta.

“Iseng lahiran di luar negeri. Eh malah dapet duit mulu. Ternyata dapat subsidi biaya persalinan 50 jt dari pemerintah sini,” tulis akun TikTok @kairo_in_japan dalam caption videonya.

Tak hanya mendapat subsidi persalinan sebesar 50 juta, pemilik akun juga menyebut bahwa pemerintah Jepang memberikan kupon imunisasi vaksin untuk buah hatinya. Di mana sebenarnya harga vaksin anak di Jepang bisa mencapai 1 hingga 2 juta. Beruntungnya dengan kupon tersebut, mereka bisa mendapatkan vaksin untuk bayi secara gratis.

“Eh ternyata dapet kupon vaksin juga (harga vaksin 1-2 juta). Jadinya tiap vaksin gratisss tanpa drama anak demam,” tambahnya.

Hal lain yang menarik yakni mereka juga mendapatkan bantuan dari pemerintah Jepang sebesar 1,5 juta setiap bulannya. Di mana uang ini kabarnya bisa digunakan untuk membeli susu atau keperluan bayi lainnya. Selain itu, ada juga bantuan biaya bahan pokok sebesar 3 juta rupiah.

“Dapet juga 1,5 jt per bulan buat susu dan keperluan bayi lainnya,” lanjutnya.

Melalui kolom komentar TikTok, pasangan suami istri ini menyebut bahwa semua proses persalinan berjalan dengan lancar. Namun satu hal yang menjadi kendala yakni terkait dengan komunikasi. Sebab mereka dituntut untuk berkomunikasi menggunakan Bahasa Jepang atau Inggris, setiap harinya.


 

***

tags: #jepang #melahirkan #pasangan suami istri #wni #subsidi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI