Sampel Air Tercemar BBM di Gunung Sindur Bogor Bakal Diuji di Puslabfor Polri

Gantara mengatakan pihak SPBU sendiri bersama pemerintah kecamatan setempat telah berkoordinasi terkait penyelesaian masalah tersebut.

Sabtu, 09 September 2023 | 11:22 WIB - Ragam
Penulis: Siti Muyassaroh . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Bogor - air sumur dari warga Gunung Sindur, Bogor diduga tercemar bahan bakar minyak (BBM) dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Menanggapi hal ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turut bergerak mengambil sampel air tersebut untuk dilakukan pengujian di Puslabfor Polri dan Lemigas.

"DLH akan melakukan sampling air yang diduga tercemar BBM di sumur milik warga dan minyak di tangki pendam milik SPBU 34.16317, untuk memastikan apakah minyak di air sumur warga identik dengan minyak di tangki pendam SPBU," kata Kabid Penegakan Hukum dan Pengelolaan Limbah B3, DLH Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana, dalam keterangannya, Sabtu (9/9/2023).

BERITA TERKAIT:
Kementerian ESDM KajI Permintaan Pemutihan Tunggakan BBM TNI AL
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga BBM Nonsubsidi Mulai 29 Maret 2025
Wali Kota Semarang Agustina Pastikan Stok BBM Aman Saat Lebaran
Pertamina Siagakan Stok BBM dan LPG Selama Mudik Lebaran 2025
Gubernur Jateng Minta Pertamina Selesaikan Aduan Soal BBM Tercampur Air

"Sampel air tersebut akan dikirimkan ke Puslabfor Polri dan Lemigas untuk dilakukan pengujian," sambungnya.

Gantara mengatakan pihak SPBU sendiri bersama pemerintah kecamatan setempat telah berkoordinasi terkait penyelesaian masalah tersebut.

"Hasil koordinasi ke sana ternyata dari pihak pemerintah kecamatan, Polsek, Koramil, warga, dan pihak SPBU 34.16317 sudah melaksanakan mediasi untuk mencari penyelesaian," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, air sumur milik sejumlah warga di Desa Pengasinan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor diduga tercemar BBM dari SPBU di sekitar pemukiman tersebut. 

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang warga terlihat membuka keran, namun air yang keluar justru berwarna biru. Ia lantas mengambil kertas dan mencelupkannya di air tersebut.

Kertas itu kemudian disulut api. Dan benar saja, api langsung membesar dan membakar seluruh kertas.

Warga lainnya juga memperlihatkan air yang diduga tercemar BBM. Seorang ibu terlihat mengambil air dari dalam sumur. Ternyata air sumur tersebut keruh dan berwarna hitam.

Terpisah, Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengatakan masyarakat terdampak bisa mengajukan air bersih kepada BPBD. Sambil menunggu permasalahan pencemaran selesai.

"Selama penyelidikan berlangsung, warga yang terdampak bisa mendapatkan air bersih dengan menghubungi secara langsung call center BPBD di 021-87914900 atau bisa di 021-87914800 atau nomor WhatsApp di nomor 081210109002. Bisa juga melalui kepala desa dan kecamatan setempat," ucap Adam.

***

tags: #bbm #bogor #dlh #tercemar #puslabfor polri

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI