Eco Enzyme Nusantara Distribusi Bantuan Eco Enzyme ke DLH Kota Semarang untuk Kurangi Dampak Polusi Kebakaran TPA Jatibarang 

Hal ini berkaitan dengan dampak polusi yang ditimbulkan akibat kebakaran TPA Jatibarang yang terjadi sehari sebelumnya. 

Rabu, 20 September 2023 | 11:04 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Pegiat pecinta lingkungan Eco Enzyme nusantara wilayah Kota Semarang mendatangi TPA Jatibarang, Selasa (19/9) untuk menyerahkan bantuan puluhan liter cairan eco enzyme. 

Hal ini berkaitan dengan dampak polusi yang ditimbulkan akibat kebakaran TPA Jatibarang yang terjadi sehari sebelumnya. 

BERITA TERKAIT:
Semarang Jadi Satu-satunya Kota Besar Yang Masuk Nominasi TPID Award
Realisasikan Target Zero Stunting, Wali Kota Semarang Minta Penanganan Masif Dilakukan
Delapan Ruas Jalan Diaspal Ulang, Pemkot Semarang Anggarkan Rp30 M
Hendak ke Demak, Bus Pariwisata Muat Siswa Asal Purworejo Kecelakaan di Semarang
Diperlukan Tenaga Ekstra dalam Mencatat Dinamika Musik di Semarang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang fx Bambang Suranggono mengatakan saat ini kebakaran TPA Jatibarang sudah dapat ditaklukan. Meski begitu tetap harus diwaspadai gas metana dari tumpukan sampah. Sehingga tetap harus dilakukan pendinginan. 

"Ini kita sedang lakukan pendinginan dan kita terus lakukan penyemprotan dengan Damkar. Nanti cairan eco enzyme kita tuangkan ke tangki. Sehingga airnya dengan kandungan eco enzyme dapat mengurangi dampak polusi," ujar Bambang. 

Pihaknya mengapresiasi Eco Enzyme nusantara memiliki kepeduliaan di bidang lingkungan dan turut berperan melakukan upaya untuk mengatasi dampak lingkungan akibat kebakaran. Air dengan kandungan eco enzyme nantinya akan mengurangi polutan sehingga udara akan lebih nyaman untuk dihirup. 

DLH Semarang sendiri sudah melakukan pemanfaatan eco enzyme dengan menyemprotkan ke beberapa TPS di Kota Semarang setiap Rabu dan Jumat. Hasilnya bagi warga sekitar TPS, bau yang ditimbulkan oleh sampah berkurang dan tidak terlalu menyengat. 

Menurut pegiat Eco Enzyme nusantara wilayah Kota Semarang, Rinanita, setiap satu tangki truk damkar akan dicampur dengan lima liter cairan eco enzyme. 

Adapun daya tampung satu tangki truk damkar adalah 3.000 liter air. 

"Eco enzyme banyak manfaatnya ya, untuk kebakaran di Jatibarang misalnya, bisa menangkap polutan-polutan udara. Sehingga udara lebih bersih dan nyaman dihirup," ungkap Rinanita. 

Cairan eco enzyme bisa dibuat sendiri. Yaitu dengan sampah organik yang dicampur dengan air dan molase atau gula. 

"Semua dimasukan ke dalam wadah lalu ditutup rapat dan ditunggu selama tiga bulan. Bulan pertama menghasilkan alkohol, bulan kedua jadi cuka lalu bulan ketiga jadi enzim. Nah, enzim inilah yang banyak manfaatnya," jelasnya. 

Menurut Rinanita selain banyak manfaat, yang tak kalah penting pembuatan eco enzyme di setiap rumah adalah keharusan karena demi mengurangi sampah. 

***

tags: #kota semarang #kebakaran #nusantara #dinas lingkungan hidup #tpa jatibarang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI