Bupati Boyolali Kedepankan Semangat Gotong Royong dalam Ajang KKS 2023

Pemkab Boyolali menampilkan semangat kegotongroyongan yang terus merekat sampai lini masyarakat.

Sabtu, 23 September 2023 | 07:48 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Boyolali – Tim verifikasi lapangan Penghargaan Kabupaten Kota Sehat (KKS) Tahun 2023 telah melakukan penilaian di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Tim penilai diterima secara langsung oleh Bupati Boyolali, M. Said Hidayat di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali pada Jumat (22/09/2023).

Pada kesempatan ini, Bupati Said mengucapkan selamat datang kepada tim verifikasi lapangan Penghargaan KKS Tahun 2023. Bupati Said berharap tim penilai dapat melihat secara langsung perkembangan pembangunan yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali.

BERITA TERKAIT:
Jelang Idul Adha, Disnakkan Boyolali Terjunkan Petugas Pengecekan Hewan Kurban
Dinkes Boyolali Sebut Kasus DBD di Kota Susu Terus Menurun
BLK Boyolali Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi, Catat Tanggalnya!
Cegah Penyebaran PMK, Pemkab Boyolali Perketat Pasar Ternak
Pemilik Warung di Boyolali Resah Harga Bawang Merah Belum Turun Sejak Lebaran

“Maka kehadiran tim verifikasi ini menjadi pendorong energi positif. Semoga apa yang kita laksanakan hari ini benar benar nantinya secara utuh murni dapat dinilai sesuai apa adanya. Itu akan menampilkan semangat kegotongroyongan yang terus merekat sampai lini masyarakat,” ungkap Bupati Said dilansir dari laman resmi Pemkab Boyolali, Sabtu.

Salah satu anggota tim verifikasi, Achmad Arifurrohman menjelaskan tim verifikasi lapangan dari pusat akan berkunjung ke lokasi yang terbagi akan melakukan kunjungan dan penilaian secara langsung di lokasi penilaian yang telah ditentukan. Penilaian tersebut akan berlangsung selama dua hari yakni Jumat dan Sabtu (22-23/09/2023).

“Terima kasih atas upaya yang luar biasa dan kerja keras dalam upaya memenuhi semua persyaratan penghargaan Swastisaba tahun 2023. Penyusunan ini dilakukan sebagai bentuk respon kita terhadap dinamika global dan kebijakan pembangunan Nasional,” katanya.

Ditambahkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali, Hendrarto Setyo Wibowo bahwa terdapat sembilan tatanan.

“Tatanan kehidupan masyarakat sehat mandiri, kemudian tatanan pemukiman dan fasilitas umum, tatanan pasar rakyat sehat, tatanan sekolah dan pendidikan sehat, tatanan pariwisata sehat, tatanan transportasi dan tertib lalu lintas jalan, tatanan perkantoran dan perindustrian, tatanan perlindungan sosial, tatapan pencegahan dan penanganan bencana,” ujarnya.

Di hari pertama kunjungan, tim verifikasi akan menuju Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Boyolali, SMK Negeri 1 Boyolali, Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Winong, Terminal Boyolali, dan Kampung Madumulyo Kelurahan Pulisen. Selanjutnya tim juga akan berkunjung ke Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB) dan Desa Tangguh yang berada di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo.

Di hari kedua, tim verifikasi akan mengunjungi Pasar Tradisional Cepogo, Desa Mliwis, Puskesmas Cepogo, Desa Tumang, dan Objek wisata Cepogo Cheese Park.

Sebagai tambahan informasi, Pemerintah Kabupaten Boyolali meraih penghargaan Swasti Saba Kabupaten Sehat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia pada kategori Padapa tingkat Nasional pada tahun 2021.

***

tags: #boyolali #gotong royong #kabupaten kota sehat

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI