Siswa SD di Banyumas Sampai Alami Sesak Napas dan Mata Perih karena Ada Latihan Penembakan Gas Air Mata di Mako Brimob
"Saat masuk ruang kelas, beberapa anak berteriak mengeluhkan matanya pedih dan sesak napas.
Jumat, 13 Oktober 2023 | 16:52 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Banyumas - Sejumlah siswa di SDN Purwanegara 1 Kabupaten Banyumas mengalami sesak napas dan mata perih, Jumat (13/10), karena terkena gas air mata usai jam istirahat.
Akibat kejadian tersebut, beberapa siswa dibawa ke Puskesmas II Purwokerto Utara, sedangkan siswa lainnya dipulangkan lebih awal.
BERITA TERKAIT:
Kemensos Bangun Kampung Berdaya di Banyumas
By.U Gelar Kompetisi Futsal, Ajang Pembinaan Talenta Muda
228 Peserta Ikuti Pendidikan Bintara di SPN Polda Jateng Banyumas
Puncak Hari Anak Nasional 2025 di Banyumas, IDAI Ajak Lawan Stunting
Polda Jateng Tangkap Pelaku Pengoplos Gula Ilegal di Banyumas
Salah seorang guru SDN Purwanegara 1, Yayuk mengatakan, sebagian besar siswa yang terkena gas air mata tersebut merupakan siswa kelas 3B, 4A, dan 4B yang secara kebetulan jendela ruang kelasnya menghadap utara ke arah Mako Brimob Watumas.
"Saat masuk ruang kelas, beberapa anak berteriak mengeluhkan matanya pedih dan sesak napas. Anak-anak yang masih di luar, kami minta untuk masuk ke ruang kelas lain yang sekiranya aman sembari berdoa," katanya.
Kepala SDN Purwanegara 1 Darinah mengaku belum mengetahui secara pasti kronologi kejadian tersebut karena saat itu dia sedang menghadiri rapat di luar sekolah.
Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya segera memberikan arahan kepada para guru di sekolah untuk melakukan tindakan terbaik bagi siswa.
Selain itu, kata dia, pihaknya meminta izin kepada Koordinator Wilayah Kecamatan (Konwircam) Dinas Pendidikan Purwokerto Utara untuk memulangkan siswa lebih awal.
"Meskipun sekolah ini sudah bertahun-tahun berdekatan dengan Mako Brimob dan Polresta Banyumas, baru kali ini ada kejadian seperti itu," ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kelas 4A Pascalis Adi mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.30 WIB ketika beberapa siswa kelas 4 dan sebagian kelas 3 mengalami pedih di mata dan hidung.
Menurut dia, anak-anak tersebut selanjutnya dipindahkan ke ruang kelas 1 untuk ditenangkan dan lima anak lainnya dibawa ke Puskesmas II Purwokerto Utara.
Dari hasil pemeriksaan dokter, kata dia, kondisi anak-anak tersebut tidak mengkhawatirkan sehingga diperbolehkan pulang.
"Tadi sudah ada konfirmasi dari Polresta dan Brimob bahwa sedang ada pelatihan penembakan gas air mata. Indikasinya gas terbawa angin ke arah selatan atau arah sekolah," jelasnya.
tags: #banyumas #gas air mata #brimob #siswa #sesak napas
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Bupati Sragen Paparkan Delapan Penekanan Utama Jelang Nataru
13 Desember 2025
KAI Wisata Hadirkan “Season of Wonder” di 6–31 Desember 2025
13 Desember 2025
Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Modus Korban Tabrak
13 Desember 2025
KAI Wisata X Jakarta Clothing Ramaikan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Lawang Sewu
13 Desember 2025
Kebakaran Landa Sebuah Ruko di Penjaringan, Kerugian Mencapai Rp100 Juta
13 Desember 2025
Santri Lapas Semarang Belajar Agama Dengan Nonton Film Jejak Rasul
13 Desember 2025
Uji Petik Layanan AHU di MPP Banyumas: Kemenkum Jateng Dorong Penguatan Pelayanan Publik
13 Desember 2025
Nekat Edarkan Sabu, Seorang Pria Diringkus Polisi di Tanjung Priok
13 Desember 2025
Sebanyak Enam Orang Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan di Jaksel
13 Desember 2025
Sragen Raih Predikat Kabupaten Terinovatif di Ajang IGA 2025 Empat Kali Berturut-turut
13 Desember 2025
BMKG Prakirakan Sebagian Jakarta Diguyur Hujan pada Sabtu Siang
13 Desember 2025

