Pemprov Jateng Dukung Raperda Kedaulatan Pangan Demi Jaga Kestabilan Harga Pangan 

Raperda yang diinisiasi Komisi B DPRD Jawa Tengah ini nantinya diharapkan akan mensukseskan kemandirian pangan. 

Selasa, 17 Oktober 2023 | 19:59 WIB - Ekonomi
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Jawa Tengah merupakan daerah lumbung padi nasional. Untuk itu adanya Perda mengenai Kedaulatan Pangan akan menjadi panduan untuk menjaga kestabilan harga pangan di Jawa Tengah

Hal ini disampaikan Sekda Jawa Tengah Sumarno dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jateng, pada Selasa, 17 Oktober 2023. 

BERITA TERKAIT:
Rapat Paripurna Propemperda Jateng 2024: Raperda Pemantauan Orang Asing Diubah Jadi Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan 
DPRD Jateng Sahkan Perubahan Propemperda 2024
Bupati Sri Sumarni Terima Sejumlah Usulan DPRD Grobogan Atas Raperda Hak Keuangan
Rapat Paripurna ke-41 DPRD Grobogan, Bupati Sri Sumarni Bahas Raperda Tentang BUMDes dan Perumda Purwa Aksara
Soal Penundaan Raperda, Begini Tanggapan Ketua DPRD Grobogan

Raperda yang diinisiasi Komisi B DPRD Jawa Tengah ini nantinya diharapkan akan mensukseskan kemandirian pangan. 

"Harapan kami, Perda ini menjadi guidance (panduan) untuk Jateng lebih mandiri dari sisi pangan," ujar Sumarno. 

Perda tentang Kedaulatan Pangan akan mengatur berbagai hal terkait pangan. Antara lain mengatur tentang tatakelola ketahanan pangan, kesinambungan penyediaan pangan, distribusi pangan, dan sebagainya. 

Sebab, tidak sedikit pihak swasta yang membeli hasil panen dari Jateng untuk dibawa atau dijual ke luar daerah Jateng.  

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Jateng, Paramitha Atika Putri menyatakan, Provinsi Jateng sebagai penyangga pangan nasional perlu menjamin ketersediaan pangan, sistem distribusi pangan, dan pola konsumen secara berkelanjutan. 

Tentu  dengan mengedepankan prinsip kebersamaan, efisiensi, berkeadilan, berwawasan lingkungan, dan kesatuan ekonomi nasional.

Menurut politikus PDIP ini, negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang. 

“Baik pada tingkat nasional maupun daerah dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal," paparnya.

Lebih lanjut djelaskan, semakin meningkatnya pertambahan penduduk, perkembangan ekonomi, dan industri mengakibatkan terjadinya degradasi, alih fungsi, dan fragmentasi lahan pertanian pangan, telah mengancam daya dukung wilayah dalam menjaga kemandirian, ketahanan, dan Kedaulatan Pangan.

"Berdasarkan berbagai pertimbangan tersebut, maka perlu membentuk Perda tentang Kedaulatan Pangan," kata Paramitha. 

***

tags: #raperda #kedaulatan pangan #pemprov jateng #jawa tengah #sekda

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI