Bupati Boyolali Harap Hasil Program TMMD Bantengan Dapat Dimanfaatkan Sebaik-baiknya untuk Masyarakat

Akses transportasi menuju Desa Klumpit menjadi lebih mudah untuk dilewati kendaraan.

Sabtu, 21 Oktober 2023 | 06:02 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, BoyolaliBupati Boyolali, M. Said Hidayat menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2023 yang berlokasi di Desa Bantengan, Kecamatan Karanggede hari Kamis (19/10/2023). Pada acara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III tersebut, Bupati Said meresmikan betonisasi jalan yang yang menjadi proyek kali ini.

Orang nomor satu di Pemkab Boyolali itu menjelaskan, jalan yang telah diresmikan diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat. Kegiatan tersebut juga merupakan bukti sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dan warga masyarakat.

BERITA TERKAIT:
Musrenbang RPJPD, Jateng Diarahkan Jadi Penumpu Pangan dan Industri Nasional
Universitas Paramadina Adakan Diskusi Kualitas Hidup dan Pembangunan Berkualitas
Sebanyak 112 Unit RTLH di Solo Ditargetkan Dapat Bantuan Tahun Ini
Benny Purnomo : Tetap Komitmen Gelontorkan Dana Aspirasi untuk Pembangunan
Masalah APBN, Utang dan Tax Ratio Rendah Jadi PR Presiden yang Akan Datang

“Pada akhirnya dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya untuk masyarakat untuk dapat memanfaatkan jalan yang sudah terbangun ini. Atas semangat kegotongroyongan ini dapat kita hadirkan dalam upaya percepatan pembangunan yang dapat kita lihat kita rasakan dan tentunya agar manfaat dan kemanfaatannya dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo menjelaskan bahwa program TMMD yang sebagian besar dilakukan di daerah pedesaan dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan sarana prasarana dan infrastruktur di wilayah yang sangat membutuhkan dengan berbagai kegiatan fisik dan non fisik.

“Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah kegiatan fisik yang pertama pembangunan jalan dengan total 784 meter,” ujarnya.

Betonisasi jalan tersebut terbagi dalam dua luas wilayah, yakni betonisasi jalan sepanjang 510 meter, lebar empat meter dan tebal 0,15 meter, adapula betonisasi jalan yakni sepanjang 274 meter, lebar tiga meter dan tebal 0,12 meter serta talud jalan dengan volume 278,105 meter kubik. Selain menyasar pembangunan fisik, TMMD juga menyasar pada kegiatan non fisik.

“Semoga jalan yang dibangun ini dan talud yang dibangun ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan harapan kami semua semoga dipelihara supaya masa pakainya awet dan bisa dipergunakan untuk transportasi untuk adik adik kita yang sekolah bisa lebih lancar untuk menuju ke sekolah,” harap Dandim.

Sementara itu, masyarakat Desa Bantengan, Triyono mengungkapkan rasa terimakasihnya atas dibangunnya jalan di desanya. Dengan adanya pembangunan tersebut, mampu membantu masyarakat sekitar beraktifitas.

“Saya selaku warga merasa senang dengan adanya program TMMD. Dulu jalan ini berupa batu sekarang sudah begini semua warga merasa senang,” katanya.

Dari jalan tersebut, akses transportasi menuju Desa Klumpit menjadi lebih mudah untuk dilewati kendaraan terlebih bila kondisi hujan yang menyebabkan jalan menjadi licin sehingga berbahaya bagi pengendara.

Ada tiga sumber dana yang digunakan. Ketiga sumber dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 229 juta, APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp 500 juta dan yang terakhir berasal dari Swadaya Masyarakat sebesar Rp 26.938.000 sehingga total sejumlah Rp 755.938.000.

***

tags: #pembangunan #tmmd #bupati boyolali #desa bantengan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI