Peringati Sumpah Pemuda ke-95, Puan: Jadi Momentum Majukan Bangsa

Puan menjelaskan kesetaraan itu seperti gender, pendidikan, ekonomi, dan lainnya.

Sabtu, 28 Oktober 2023 | 14:29 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Ketua DPR RI Puan Maharani menilai peringatan Sumpah Pemuda Ke-95 menjadi momentum bagi para pemuda untuk terus bergerak memajukan bangsa Indonesia dengan menjadi pelopor persatuan dan kesatuan.

Hal itu disampaikan Puan dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (28/10/2023). "Dengan mengesampingkan berbagai perbedaan, darah pemuda adalah darah yang sama yaitu darah Indonesia. Dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, pemuda/pemudi Indonesia akan membuat Indonesia lebih kokoh, kuat dan melangkah maju," ucap Puan.

BERITA TERKAIT:
Elon Musk Mengaku Tertarik Investasi di Indonesia
Jemaah Haji Diimbau Tak Lakukan Enam Hal Ini di Tanah Suci
Mengintip Dapur Katering Jemaah Indonesia Bercita Rasa Nusantara
Hasil Thailand Open 2024: Sepuluh Wakil Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar
Mengintip Kesiapan Kamar Hotel untuk Jemaah Haji Indonesia di Madinah

Generasi muda, diingatkan Puan agar terus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, anak muda seringkali membawa ide-ide segar dan pandangan baru dalam aktualisasi Pancasila sesuai dengan tantangan zaman.

"Generasi muda sekarang memiliki tantangan untuk mengembangkan pendekatan-pendekatan inovatif dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila di era perkembangan zaman seperti saat ini," sambungnya.

Gotong royong, dinilai Puan sebagai intisari Pancasila dengan konsep "dari semua untuk semua". Karena itu menurut Puan, generasi muda sebaiknya ingat bahwa seluruh rakyat Indonesia memiliki peran dan kontribusi masing-masing.

Melalui asas gotong royong, kata Puan, anak muda akan lebih mudah mengentaskan sikap anti-perbedaan dan anti-keberagaman yang sedang menjadi ancaman generasi penerus bangsa.

"Jika anak-anak muda terus berinovasi dan berkembang dengan memegang teguh dasar Pancasila, akan menghadirkan generasi emas yang akan menuntun Indonesia meraih masa keemasan," katanya.

Seluruh anak muda Indonesia, diajak Puan kembali mengingat semangat para pemuda yang menggelar Kongres Pemuda pada 28 Oktober 1928 yang menjadikan Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober.

Dia menjelaskan saat itu, para pemuda Indonesia banyak membawa gagasan hebat untuk membangun Indonesia yaitu dengan sumpahnya, pemuda berjanji untuk setia bersatu dalam perbedaan demi kemajuan bangsa.

“Semangat seperti itu yang harus juga digelorakan pemuda saat ini, terutama anak-anak muda Indonesia sekarang memiliki ide, gagasan, dan potensi yang luar biasa. Gunakan semua itu untuk membangun bangsa-mu dengan semangat juang tinggi di bawah restu Merah Putih,” katanya.

Puan menilai Kongres Pemuda tahun 1928 mengurai pembahasan soal sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan sebagai unsur persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia.

Menurut dia, pada Kongres Pemuda sebelumnya tahun 1926, para pemuda Indonesia juga membahas banyak hal seperti peran perempuan dalam merebut kemerdekaan, agama, hingga bahasa persatuan bagi Indonesia.

Puan menjelaskan kesetaraan itu seperti gender, pendidikan, ekonomi, dan lainnya.

“Pemuda adalah penggerak kemajuan bangsa. Maka pemuda harus bisa terus mengejawantahkan Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan semboyan Indonesia. Bersatu-lah dalam harmoni perbedaan, menghargai kesetaraan untuk semua,” ujarnya.

***

tags: #indonesia #ketua dpr ri #puan maharani #sumpah pemuda

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI