Pemkot Semarang Tunda Pembukaan Jembatan Kaca Tinjomoyo

Ketebalan kacanya berbeda dengan jembatan kaca di The Geong Banyumas.

Sabtu, 11 November 2023 | 16:47 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang- Pemerintah Kota Semarang saat ini belum membuka Obyek Wisata jembatan kaca Tinjomoyo. Adapun, jembatan kaca ini sudah jadi sejak tahun lalu. 

Belum operasionalnya jembatan kaca ini lantaran Pemkot Semarang masih menunggu standarisasi keselamatan. Sehingga tak ada kejadian seperti jembatan kaca Banyumas

BERITA TERKAIT:
Anggarkan Rp 10 Miliar, Pemkot Semarang Bakal Bangun Perpusda di 2025
Pemkot Semarang Gandeng Tokoh Masyarakat Guna Sukseskan Vaksinasi Polio
Tingkatkan PAD, Pemkot Semarang Kerjasama dengan Petani Kelola Aset Tanah Tak Terpakai
Pemkot Semarang Terima Penghargaan Pengelolaan Sistem Kesehatan Gotong Royong
Pemkot Semarang Tetapkan APBD 2024 Sebesar Rp 5,45 Triliun

"Selama ini jembatan kaca sudah siap. Hanya saja, belum mengoperasionalkan. Kami melihat K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) pengguna harus dinomorsatukan. Sehingga, memang saat ini belum operasional karena dalam proses pemenuhan standarisasi K3. Kami harap ketika sudah dioperaisonalkan tidak akan terjadi hal-hal seperti di Geong Banyumas," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Wing Wiyarso, dihubungi KuasaKata.com, Sabtu (11/11). 

Dia menuturkan ada penambahan sarana dan prasarana (sarpras) lain untuk memenuhi standarisasi sebuah jembatan kaca. Hal ini sesuai arahan Walikota Semarang tentang keselamatan pengunjung harus dituamakan. Menurutnya, spesifikasi jembatan kaca Tinjomoyo sudah sesuai standar. Ketebalan kacanya berbeda dengan jembatan kaca di The Geong Banyumas. Dari sisi konstruksi juga terbilang kuat karena dari beton. 

"Hasil kajian ternyata tidak bisa segera dioperasionalkan karena memenuhi standarisasi. Kami harap masyarakat bisa bersabar menanti operasional jembatan kaca. Rencananya, sarpras akan dipenuhi pada APBD Murni 2024," jelasnya. 

Dia sudah berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang untuk mengembangkan jembatan kaca tersebut hingga sisi timur sungai. Saat ini, jembatan baru ada satu akses keluar masuk. 

Pihaknya juga menyiapkan sarpras pendukung meliuputi jaring pengaman dan penyekat railing tangga yang masih perlu ditinggikan. Selain itu, pihaknya wajib menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki sertifikasi K3 dalam pengelolaan jembata kaca. 

"Harus memiliki keahlian, kemampuan, dalam mengelola di wahana ketinggian" terang dia.

***

tags: #pemerintah kota semarang #tinjomoyo #jembatan kaca #banyumas

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI