Polisi Amankan Seorang Pria Bersajam, Diduga Hendak Tawuran

Pelaku menyadari keberadaan polisi sehingga langsung kabur dan membuang sajamnya.

Rabu, 22 November 2023 | 17:02 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Jakarta - Seorang pria berinisial WN (21) diduga hendak melakukan aksi tawuran di Jalan Alkhairat, Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (19/11/20230). Pria tersebut juga kedapatan membawa senjata tajam (sajam) yang diduga akan digunakan untuk melukai lawan.

"Awalnya ketika Tim patroli sedang melaksanakan patroli antisipasi tawuran melihat seorang remaja yang sedang membawa sajam dengan menggunakan sepeda motor," ungkap Kapolsek Kramat Jati, Kompol Rusit Malaka dikutip, Rabu (23/11/2023).

BERITA TERKAIT:
Polisi Tangkap Dua Remaja Acungkan Sajam ke Polisi
Diduga Hendak Tawuran, Sebanyak 11 Remaja Diamankan Polisi di Johar Baru
Polisi Amankan Dua Pelaku Tawuran di Jalan Bonjol
Polisi Tangkap 15 Anggota Gengster yang Hendak Tawuran
Polisi Amankan 21 Pelajar SMP dan SMA yang Diduga Mau Tawuran

Rusit menerangkan, pelaku menyadari keberadaan polisi sehingga langsung kabur dan membuang sajamnya. Tak sampai disitu, lanjut Rusit, tim kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku. Lantaran panik, pelaku akhirnya menabrak pengendara lain dan terjatuh.

"Saat tim melakukan pengejaran, pelaku panik dan terjatuh karena menabrak pengendara lain," ujarnya.

Ketika diinterograsi, Rusit menjelaskan pelaku salah satu anggota kelompok yang akan melakukan tawuran di Flyover Pasar Rebo Jakarta Timur. Pelaku pun langsung dibawa ke Mapolsek Kramat Jati.

"Dari hasil interogasi Unit Reskrim Polsek Kramat Jati, didapati keterangan bahwa pelaku merupakan anggota kelompok ‘KRAMAT 12 JAKARTA’ dan akan melakukan aksi tawuran melawan kelompok ‘NJO PASAR REBO’ di Flyover Pasar Rebo Jakarta Timur," terangnya.

"Saat ini pelaku beserta barang bukti senjata tajam jenis celurit yang sempat dibuang diamankan. Pelaku dibawa ke Mapolsek Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dan saat ini sudah kita tetapkan sebagai tersangka," tukasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Tindak Pidana Membawa senjata tajam Tanpa Hak, Sebagaimana di maksud dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat No.12 Tahun 1951 diancam hukuman maksimal 10 (sepuluh) tahun Penjara.

***

tags: #tawuran #senjata tajam #kramat jati

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI