Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024, di Candi Borobudur, Kamis (23/11). (Foto: humas Bawaslu)

Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024, di Candi Borobudur, Kamis (23/11). (Foto: humas Bawaslu)

Alasan Candi Borobudur Dipilih Jadi Lokasi Apel Siaga Pengawasan Pemilu 2024 Tingkat Provinsi Jateng

Salah satu yang mengajarkan nilai luhur ada pada relief yang terpahat pada dinding candi.

Kamis, 23 November 2023 | 15:21 WIB - Ragam
Penulis: Siti Muyassaroh . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Magelang - apel siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 tingkat Provinsi Jawa Tengah telah digelar di Plataran Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Kamis (23/11). Ada alasan tertentu mengapa Candi Borobudur dipilih sebagai lokasi apel siaga.

Ketua Bawaslu Jawa Tengah Muhammad Amin mengatakan Candi Borobudur sengaja dipilih karena menjadi salah satu ikon bangunan Jawa Tengah. Selain itu, candi Buddha ini juga dipilih karena nilai-nilai luhur yang ada di dalamnya.  

BERITA TERKAIT:
Pemprov Jateng dan Kementerian KUKM Gelar Borobudur Indonesia Expo 2024, Nilai Transaksinya Ditarget Rp1 Miliar
Meriahkan Festival Lampion Waisak 2024, Sumarno: Menunjukkan Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama
866 Personil Gabungan Amankan Perayaan Waisak di Magelang
Lepas Perjalanan 43 Bhikkhu Thudong, Walikota Semarang Upayakan Sejumlah Perbaikan di Vihara Sima Bukit Kassapa
Sambut Bhikkhu Thudong, Nana Sudjana Siap Kawal Hingga Perayaan Waisak 2024

"Lokasi apel siaga pengawasan di Candi Borobudur ini sengaja kami pilih, bukan hanya karena menjadi salah satu ikon bangunan Jawa Tengah, namun juga karena nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, dijadikan sebagai pedoman moralitas kehidupan berbangsa dan bertanah air," kata Muhammad Amin dalam sambutannya.

Salah satu yang mengajarkan nilai luhur ada pada relief yang terpahat pada dinding candi.

"Relief-relief yang terpahat pada dinding candi, mengukirkan ajaran luhur dalam bermasyarakat yang sepatutnya terus kita jaga di masa kini hingga yang akan datang," lanjutnya.

Tak hanya relief, struktur bangunan candi yang dibuat bertingkat juga memiliki arti tertentu.

"Struktur bangunan Candi Borobudur yang memiliki tingkatan dan berundak menunjukkan, apabila pada pondasi yang terletak paling bawah tidak kokoh maka tidak dapat menopang bangunan di atasnya," kata Amin. 

"Begitu pula halnya pada jajaran pengawas dari tingkatan paling bawah, yang menjadi ujung tombak Bawaslu, Pengawas TPS, Pengawas Kelurahan/Desa, Pengawas Pemilu Kecamatan dan Pengawas Pemilu di tingkatan kabupaten/kota, tanpa Bapak/Ibu sekalian, kami di provinsi tidak akan bisa berdiri kokoh apabila tidak ditopang Bapak/Ibu yang hadir pada pagi hari ini," jelasnya.

Apel tersebut diikuti oleh sekitar 1.000 orang yang berasal dari seluruh pimpinan dan kordinator sekretariat Bawaslu Kabupaten se-Jawa Tengah dan perwakilan Panwaslu Kecamatan se-Jawa Tengah. 

***

tags: #candi borobudur #bawaslu jateng #bawaslu jawa tengah #pemilu 2024 #apel siaga

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI