Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024, di Candi Borobudur, Kamis (23/11). (Foto: humas Bawaslu)

Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024, di Candi Borobudur, Kamis (23/11). (Foto: humas Bawaslu)

Alasan Candi Borobudur Dipilih Jadi Lokasi Apel Siaga Pengawasan Pemilu 2024 Tingkat Provinsi Jateng

Salah satu yang mengajarkan nilai luhur ada pada relief yang terpahat pada dinding candi.

Kamis, 23 November 2023 | 15:21 WIB - Ragam
Penulis: Siti Muyassaroh . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Magelang - apel siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 tingkat Provinsi Jawa Tengah telah digelar di Plataran Candi Borobudur Kabupaten Magelang, Kamis (23/11). Ada alasan tertentu mengapa Candi Borobudur dipilih sebagai lokasi apel siaga.

Ketua Bawaslu Jawa Tengah Muhammad Amin mengatakan Candi Borobudur sengaja dipilih karena menjadi salah satu ikon bangunan Jawa Tengah. Selain itu, candi Buddha ini juga dipilih karena nilai-nilai luhur yang ada di dalamnya.  

BERITA TERKAIT:
Alasan Candi Borobudur Dipilih Jadi Lokasi Apel Siaga Pengawasan Pemilu 2024 Tingkat Provinsi Jateng
Jelang Masa Kampanye, Ketua Bawaslu Jateng Ingatkan Komitmen Pengawas untuk Kawal Pemilu 2024
Padati Candi Borobudur, Umat Buddha Gelar Doa Bersama untuk Palestina
Sejak Juli 2023 Ada 187 Pemohon VoA di TWC Borobudur
Kampung Seni Kujon di Magelang akan Ground Breaking pada November 2023

"Lokasi apel siaga pengawasan di Candi Borobudur ini sengaja kami pilih, bukan hanya karena menjadi salah satu ikon bangunan Jawa Tengah, namun juga karena nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, dijadikan sebagai pedoman moralitas kehidupan berbangsa dan bertanah air," kata Muhammad Amin dalam sambutannya.

Salah satu yang mengajarkan nilai luhur ada pada relief yang terpahat pada dinding candi.

"Relief-relief yang terpahat pada dinding candi, mengukirkan ajaran luhur dalam bermasyarakat yang sepatutnya terus kita jaga di masa kini hingga yang akan datang," lanjutnya.

Tak hanya relief, struktur bangunan candi yang dibuat bertingkat juga memiliki arti tertentu.

"Struktur bangunan Candi Borobudur yang memiliki tingkatan dan berundak menunjukkan, apabila pada pondasi yang terletak paling bawah tidak kokoh maka tidak dapat menopang bangunan di atasnya," kata Amin. 

"Begitu pula halnya pada jajaran pengawas dari tingkatan paling bawah, yang menjadi ujung tombak Bawaslu, Pengawas TPS, Pengawas Kelurahan/Desa, Pengawas Pemilu Kecamatan dan Pengawas Pemilu di tingkatan kabupaten/kota, tanpa Bapak/Ibu sekalian, kami di provinsi tidak akan bisa berdiri kokoh apabila tidak ditopang Bapak/Ibu yang hadir pada pagi hari ini," jelasnya.

Apel tersebut diikuti oleh sekitar 1.000 orang yang berasal dari seluruh pimpinan dan kordinator sekretariat Bawaslu Kabupaten se-Jawa Tengah dan perwakilan Panwaslu Kecamatan se-Jawa Tengah. 

***

tags: #candi borobudur #bawaslu jateng #bawaslu jawa tengah #pemilu 2024 #apel siaga

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI