6 Kios di Pasar Tradisional di Grobogan Dilalap Api, Kerugian Capai Rp125 Juta

Api yang membakar kios yang terbuat dari kayu tersebut kian membesar dan menjalar ke beberapa kios lainnya.

Kamis, 30 November 2023 | 16:22 WIB - Ragam
Penulis: Siti Muyassaroh . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Grobogan - Sebanyak 6 kios di pasar tradisional yang berada di Desa Pandanharum, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan dilalap si jago merah pada Kamis (30/11/2023) sekitar pukul 02.30 dinihari. Total kerugian dari peristiwa tersebut yakni mencapai sekitar Rp125 juta.

Enam kios tersebut masing-masing merupakan milik Dedi Handoko (41), Masrukin (62), Arif Setyanto (40), Fatichatul Zulfa (38), Darmawan (61) dan Sugito (48).

BERITA TERKAIT:
Dua Bocah di Grobogan Tewas Tenggelam di Embung 
Terungkap! Kasus Prostitusi di Grobogan, Dua Pelaku Tawarkan Lima Anak di Bawah Umur
Judi Capjiki Bikin Warga Grobogan Resah, Apa itu? 
Tak Kunjung Sembuh dari Sakit, Pria di Grobogan Bakar Diri Sendiri 
Viral di TikTok Prabowo-Gibran Raih 560 Ribu Suara di TPS Toroh Grobogan, Ternyata Hoaks! Begini Faktanya 

Kapolsek Gabus AKP Wibowo menjelaskan, kejadian tersebut awalnya diketahui oleh Pratmono (55), seorang warga yang rumahnya berada di sebelah pasar tradisional

Mencium bau benda yang terbakar, Pratmono lantas keluar rumah dan melihat api dari kios milik Dedi Handoko sudah membesar.

"Melihat peristiwa itu, saksi berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut kemudian berdatangan dan bersama-sama berusaha memadamkan api dengan alat seadanya," jelas Wibowo, Kamis (30/11).
 
Api yang membakar kios yang terbuat dari kayu tersebut kian membesar dan menjalar ke beberapa kios lainnya.

"Insiden tersebut, selanjutnya dilaporkan ke Polsek Gabus Polres Grobogan Polda Jateng yang kemudian diteruskan ke pos damkar," ungkap AKP Wibowo.

Kapolsek Gabus Polres Grobogan Polda Jateng mengatakan, dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ditemukan adanya korban jiwa. Namun, seluruh korban mengelamai kerugian materi yang cukup besar.

Korban Dedi Handoko mengalami kerugian Rp40 juta, Masrukin mengalami kerugian Rp20 juta, Arif Setyanto mengalami kerugian Rp10 juta, Fatichatul Zulfa  mengalami kerugian Rp25 juta, Darmawan mengalami kerugian Rp20 juta dan Sugito mengalami kerugian Rp10 juta.

"Total kerugian yang dialami seluruh korban mencapai Rp 125 juta," ungkapnya

Penyebab kebakaran, diduga akibat korsleting listrik dari kios milik Dedi Handoko.

AKP Wibowo lantas mengimbau kepada warga Gabus Grobogan agar mewaspadai terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik.

"Cek kembali instalasi kelistrikan, ganti kabel yang sudah mulai using dengan kabel SNI untuk mencegah terjadinya korsleting listrik yang menjadi penyebab kebakaran," pungkasnya.

***

tags: #grobogan #pasar tradisional #kebakaran #kios #kerugian

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI