Benjamin Netanyahu Peringatkan Hamas untuk Menyerah: Jangan Mati Demi Sinwar!

Ia bahkan mengklaim bahwa sejumlah militan Hamas telah menyerah terhadap pasukannya.

Senin, 11 Desember 2023 | 16:45 WIB - Internasional
Penulis: Siti Muyassaroh . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Tel Aviv - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyerukan kepada para tentara Hamas untuk meletakkan senjata mereka dan menyerahkan diri. Ia bahkan menyebut bahwa akhir dari kelompok militan Palestina itu kian dekat.  

"Perang masih berlangsung, namun ini adalah awal dari berakhirnya Hamas. Saya mengatakan kepada para teroris Hamas: Ini sudah berakhir. Jangan mati demi (Yahya) Sinwar. Menyerahlah sekarang," seru Netanyahu menyebut pimpinan Hamas di Jalur Gaza, dilansir AFP, Senin (11/12).

BERITA TERKAIT:
Ekonomi Israel Anjlok 19,4 Persen karena Perangi Palestina 
Jumlah Korban Tewas akibat Serangan Israel Bertambah Jadi 29.000 Orang
Update Perang di Gaza, Jumlah Warga Palestina yang Tewas Tembus 28.000 Orang
Menlu Retno 'Walk Out' saat Dubes Israel Sampaikan Pernyataan di Debat Terbuka DK PBB
Studi Ungkap 50 Persen Gen Z Aktif Kampanye Boikot Produk Israel

Ia bahkan mengklaim bahwa sejumlah militan Hamas telah menyerah terhadap pasukannya.

"Dalam beberapa hari terakhir, puluhan teroris Hamas telah menyerah kepada pasukan kami," katanya.

Meski demikian, militer Israel belum mengungkapkan bukti yang menunjukkan militan Hamas menyerah kepada pasukan mereka. 

Untuk diketahui, serangan mendadak Hamas yang melanda wilayah Israel menurut para pejabat Tel Aviv  menewaskan sekitar 1.200 orang, yang sebagian besar warga sipil. Lebih dari 240 orang lainnya disandera Hamas dan ditahan di Jalur Gaza.

Setelah insiden itu, Israel bersumpah akan menghancurkan Hamas. Ribuan bom telah dijatuhkan di Gaza sepanjang sisa Oktober hingga akhir menjelang akhir November. 

Pertempuran antara Israel dan Hamas sempat terhenti saat gencatan senjata disepakati berlangsung selama tujuh hari pada akhir November lalu, yang memungkinkan pembebasan para sandera Israel juga warga negara asing oleh Hamas dan pembebasan tahanan Palestina oleh Israel.

Namun pada awal Desember, gencatan senjata itu berakhir setelah Israel dan Hamas gagal mencapai kesepakatan untuk memperpanjangnya. Pertempuran antara pasukan Israel dan militan Hamas pun kembali berlanjut di Jalur Gaza, bahkan serangan Tel Aviv meluas hingga ke bagian selatan daerah kantong Palestina itu.

Laporan terbaru otoritas kesehatan Gaza menyebut sedikitnya 17.997 orang, kebanyakan wanita dan anak-anak, tewas akibat rentetan serangan Israel selama lebih dari dua bulan terakhir.
 

***

tags: #israel #hamas #gaza #benjamin netanyahu #yahya sinwar

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI