Delapan Pengungsi Rohingya Punya KTP Medan, ASN yang Terlibat akan Disanksi Berat 

Bobby mengaku akan memberikan sanksi berat jika memang ada aparatur Pemko Medan terbukti terlibat dalam pembuatan KTP Medan secara ilegal.

Senin, 18 Desember 2023 | 10:07 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Medan - Walikota Medan Bobby Nasution memastikan akan menjatuhkan sanksi berat pada ASN yang terlibat kepemilikan KTP oleh pengungsi Rohingya

"Saya sudah sampaikan pada pelantikan terakhir salah satunya ke Disdukcapil dan kemarin dari kecamatan dan kelurahan tolong untuk data diri khususnya KTP Medan jangan dimain-mainkan," kata Bobby Nasution, Sabtu (16/12).

BERITA TERKAIT:
Jokowi Anugerahi 15 Kepala Daerah Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, Diantaranya Gibran dan Bobby 
Bobby Nasution Menantu Jokowi Dirumorkan Selingkuh dengan TikToker Clara Wirianda, Benarkah? 
Delapan Pengungsi Rohingya Punya KTP Medan, ASN yang Terlibat akan Disanksi Berat 
Delapan Imigran Rohingya Diamankan Polisi di NTT, Punya KTP Medan 
Bobby Nasution Dipecat PDIP 

Bobby mengaku akan memberikan sanksi berat jika memang ada aparatur Pemko Medan terbukti terlibat dalam pembuatan KTP Medan secara ilegal.

"Karena hari ini banyak juga yang mau buat KTP Medan hanya untuk berobat ada beberapa kasus, ada pemalsuan data agar bisa kerja di luar negeri. Siapapun aparat Pemko Medan yang terlibat hukumannya kita kasih hukuman berat," pungkasnya.

Sebelum, tim pengawasan orang asing Polres Belu, Nusa Tenggara Timur menangkap delapan pengungsi asal Rohingya di Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Para pengungsi ini sebelumnya berangkat dari Bangladesh menuju Malaysia. Kemudian mereka melanjutkan perjalanan ke Medan dan berakhir ke Nusa Tenggara Timur. Saat diperiksa petugas, mereka mengaku telah tinggal NTT selama dua pekan.

Tak hanya fasih berbahasa Indonesia para pengungsi ini ternyata memiliki KTP dengan alamat di sejumlah kabupaten di NTT. KTP itu mereka buat di Medan dengan membayar Rp300 ribu setiap orang. Mereka mengaku memasuki Indonesia untuk mencari pekerjaan.

***

tags: #bobby nasution #rohingya #ktp #medan #ntt

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI