Berkunjung ke Filipina, Presiden Jokowi Sepakat Perkuat Kerjasama di Berbagai Bidang

Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Filipina kepada BUMN Indonesia.

Kamis, 11 Januari 2024 | 12:21 WIB - Internasional
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Manila - Indonesia dan Filipina sepakat untuk memperkuat kerja sama konkret kedua negara di berbagai bidang. Dalam hal ini, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Filipina kepada badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia untuk membangun infrastruktur di negara tersebut.

Kepala Negara RI mendorong agar proyek pengerjaan kereta komuter utara-selatan Filipina yang turut digarap oleh BUMN Indonesia dapat segera terlaksana.

BERITA TERKAIT:
Jokowi Anugerahi 15 Kepala Daerah Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha, Diantaranya Gibran dan Bobby 
Universitas Paramadina Adakan Diskusi Masa Depan Demokrasi Indonesia di Masa Kepemimpinan Baru
Jokowi akan Lebaran di Jakarta, Salat Id di Masjid Istiqlal 
Jelang Lengser, Jokowi Ingin Indonesia Kuasai 61 Persen Saham Freeeport 
Jokowi Respon Marak Kasus Bullying di Tempat Belajar

"Untuk groundbreaking North-South Commuter Railway Project penting untuk dipercepat," tutur Jokowi dalam pernyataan pers bersama dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr. di Istana Malacañang, Manila, Filipina, Rabu (10/1/2024).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dalam bidang politik dan keamanan, Indonesia-Filipina sepakat memperkuat kerja sama perbatasan.

"Dan telah saya sampaikan pentingnya mendorong percepatan revisi border patrol agreement, border crossing agreement, dan penyelesaian batas landas kontinen, serta penguatan kerja sama pertahanan, termasuk alutsista," sambungnya.

Di bidang ekonomi, lanjut Jokowi, kedua negara sepakat untuk terus membuka akses pasar sebagai upaya untuk meningkatkan perdagangan kedua negara. Secara khusus, Presiden pun meminta dukungan Filipina terkait tindakan pengamanan terhadap produk kopi Indonesia.

"Kami sepakat terus membuka akses pasar dan Indonesia meminta dukungan Filipina terkait dengan special safeguard measure untuk produk kopi Indonesia," tuturnya.

Terkait kerja sama kawasan, Indonesia dan Filipina sepakat untuk memperkuat kesatuan dan sentralitas ASEAN. Presiden menekankan, ASEAN harus terus berpegang pada prinsip hukum internasional.

"Kami sepakat pentingnya penguatan kesatuan dan sentralitas ASEAN yang bukan hanya sekadar jargon, serta ASEAN yang harus terus berpegang pada prinsip-prinsip hukum internasional dan menjaga positive force untuk perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran," tukasnya.

***

tags: #jokowi #filipina #indonesia #kerja sama #ferdinand marcos

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI