Dukung Penertiban Knalpot Brong, Walikota Semarang Tawarkan Sirkuit Mijen untuk Salurkan Hobi Pecinta Motor

Pemkot Semarang dan Polda Jateng berencana menggandeng komunitas otomotif.

Kamis, 18 Januari 2024 | 14:34 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendukung pihak kepolisian khususnya Polda Jateng dan Polrestabes Semarang terkait upaya penertiban knalpot brong pada kendaraan bermotor. 

Mbak Ita, sapaan akrabnya pun meminta kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk gencar melakukan sosialisasi terkait dampak-dampak negatif penggunaan knalpot brong. Oleh karena itu, ia berharap seluruh aktivitas yang bersifat pergerakan lalu lintas tidak menggunakan knalpot yang bising atau tidak standart. 

BERITA TERKAIT:
Gelar Razia Knalpot Brong, Satlantas Polresta Pati Tilang 39 Pelanggar
Sebanyak 143 Knalpot Brong Terjaring Razia di Koja
Polda Jateng Ajak Warga Jaga Kamtibmas selama Masa Kampanye Terbuka
Jelang Kampanye Terbuka, Polda Jateng Ingatkan soal Larangan Pengunaan Knalpot Brong
17 Hari, Polresta Surakarta Sita 272 Kendaraan Berknalpot Brong

Menurutnya, selain mengganggu kenyamanan, penggunaan knalpot brong pada kendaraan bermotor juga bisa memicu masalah sosial. “Tentu saya juga mengimbau kalau sudah aturan ya dipatuhi. Kalau ingin balapan, Kota Semarang punya Sirkuit Mijen. Silakan dipakai untuk tempat penyaluran hobi, monggo. Tapi dengan izin dan sebagainya. Di situ kalau ingin melampiaskan brong-brong di sana, tidak apa-apa kami mengizinkan. Termasuk untuk tempat kegiatan-kegiatan terkait dengan motor lah, begitu,” kata Mbak Ita, di Balaikota Semarang, Kamis (18/1). 

Lebih lanjut, Pemkot Semarang dan Polda Jateng berencana menggandeng komunitas otomotif untuk mengadakan sosialisasi tentang dampak negatif penggunaan knalpot brong. “Karena sudah aturan, masyarakat wajib mematuhi. Sosialisasi akan dilakukan. Makanya besok Jumat (19/1/2024) Pak Kasat (Kasatlantas Polrestabes Semarang-red) akan bekerja sama dengan Pemkot Semarang untuk (sosialisasi-red) anti-brong,” paparnya. 

Terpisah, Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi menyebut, selama operasi penegakan dari 1-15 Januari 2024, pihaknya telah menindak 1.981 pengendara kendaraan bermotor dengan knalpot brong. Rinciannya 105 pelanggar ditilang, 1.156 diberi teguran tertulis, dan sisanya dilakukan penyitaan knalpot brong.

Kepolisian memastikan bakal berupaya penuh menekan penggunaan knalpot brong di Kota Semarang. Salah satu penanganan yang dilakukan dengan cara membuka Posko Donasi knalpot brong di Pos Zebra Simpanglima Semarang.
 
Dari hasil donasi knalpot brong, katanya, akan dilakukan penghancuran terlebih dahulu menjadi potongan besi. Dari potongan besi tersebut akan dilakukan lelang kiloan besi, untuk selanjutnya hasil dari pelelangan tersebut akan didonasikan kapada panti asuhan atau panti sosial.

***

tags: #knalpot brong #penertiban #pemkot semarang #polda jateng #hevearita gunaryanti rahayu

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI