Sempat Bikin Gibran dan Mahfud Panas, Apa Sih Greenflation? 

Greenflation adalah kombinasi dari hijau dan inflasi. Menurut financial times, greenflation adalah dorongan harga grosir dan konsumen yang tinggi sejak musim semi 2021. 

Minggu, 21 Januari 2024 | 23:34 WIB - Politik
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Ada yang menarik dalam momen Debat Cawapres putaran keempat Pilpres 2024, Minggu malam (21/1). Gibran Rakabuming Raka sempat menanyakan kepada Mahfud MD perihal greenflation alias inflasi hijau. 

"Bagaimana cara mengatasi greenflation. Tadi tidak saya jelaskan karena kan belaiu professor, greenflation adalah inflasi hijau, sesimpel itu," kata ujarnya dalam acara Debat Pilpres keempat.

BERITA TERKAIT:
Ganjar Pranowo Deklarasi sebagai Oposisi Pemerintah: Saya Tak akan Gabung tapi Tetap Menghormati 
Gugat Hasil Pilpres, Ganjar: Kami Menolak Penghianatan Terhadap Reformasi
Tim Kuasa Hukum Ganjar-Mahfud Sebut Terjadi Pelanggaran Prosedur di Setiap Tahapan Pilpres
Tiba di MK, Ganjar-Mahfud Hadiri Sidang Perdana Sengketa Hasil Pilpres 2024 
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Ikuti Sidang Perdana PHPU Presiden di MK

Lantas apa itu greenflation?

greenflation adalah kombinasi dari hijau dan inflasi. Menurut financial times, greenflation adalah dorongan harga grosir dan konsumen yang tinggi sejak musim semi 2021. 

Inflasi global sudah memengaruhi segalanya mulai dari komoditas hingga tagihan energi. Hal ini mengakibatkan menjadi hijau adalah usaha yang mahal. 

Contohnya adalah meningkatnya jumlah kendaraan listrik, dikutip dari Badan Energi Internasional AS akan ada peningkatan sebesar 145 juta pada tahun 2023 untuk jumlah kendaraan listrik dan hanya 1,2 miliar kendaraan bahan bakar pada tahun 2021 sehingga kesenjangan ini mengakibatkan permintaan baterai yang meningkat secara signifikan dalam jangka panjang. 

Adanya permintaan ini mengakibatkan adanya ledakan komoditas dan terjadi kelangkaan tembaga, nikel dan kobalt.

Adapun beberapa akibat yang muncul dari adanya greenflasion, di antaranya: 

1. Beberapa pemerintah kembali mempertimbangkan adanya peraturan untuk menilai masalah lingkungan dan Environmental, Social, and Governance (ESG). 

2. Pemerintah lebih lanjut melakukan subsidi proyek dan inisiatif ramah lingkungan untuk memberikan insentif kepada pelaku bisnis agar menjadi berkelanjutan, karena kenaikan yang dramatis dalam biaya subsidi ini dapat menimbulkan reaksi publik

3. Semakin banyak negara yang ingin berinvestasi dalam membangun atau menumbuhkan pusat manufaktur untuk memperluas produk infrastruktur dan memperluas energi terbarukan.

Sebelumnya, ada perdebatan antara cawapres Mahfud MD dan Gibran tersebut mengenai pernyataan dalam debat cawapres terkait cara mengatasi greenflation.

***

tags: #mahfud md #gibran rakabuming raka #greenflation

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI