Dinyatakan Langgar Kode Etik, Ketua KPU Beri Respon 

"Apapun putusannya ya sebagai pihak teradu kami tidak akan komentar terhadap putusan tersebut,"

Senin, 05 Februari 2024 | 14:31 WIB - Politik
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Setelah disebut telah melanggar kode etik karene menerima pencalonan Gibran Rakabuming Raka, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari bersuara. 

Sebelumnya Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyatakan telah menyatakan melanggar kode etik karena menerima pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden (Bacawapres).

BERITA TERKAIT:
Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2024! Ketua MK Tegur Ketua KPU: Jangan Terlalu Santai 
KPU akan Kumpulkan Anggota untuk Hadapi Sengketa Hasil Pemilu 2024 di MK 
Dinyatakan Langgar Kode Etik, Ketua KPU Beri Respon 
Di Sidang KEPP, Ketua KPU Minta Maaf Terkait Pernyataan Soal Sistem Pemilu
Respon Ketua KPU Soal Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Hasnaeni Si "Wanita Emas"

"Apapun putusannya ya sebagai pihak teradu kami tidak akan komentar terhadap putusan tersebut," kata Hasyim saat ditemui awak media di Gedung Parlemen Senayan, Senin (5/2/2024).

Hasyim menjelaskan, penolakannya untuk berkomentar karena semua alasan yang perihal terkait sudah disampaikan saad bersidang. Karena itu, dia menyerahkan seluruhnya keputusan kepadanya.

"Semua komentar catatan argumentasi sudah kami sampaikan pada saat jalan persidangan. Itu kan kewenangan penuh dari majelis di DKPP untuk memutuskan apapun," jelas Ketua KPU ini.

Diberitakan sebelumnya, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyatakan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari melanggar kode etik Penyelenggara Pemilu (KEPP). Akibat pelanggaran tersebut, DKPP menjatuhkan sanksi peringatan keras dan yang terakhir kepada Hasyim.

"Menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir kepada Hasyim Asy'ari," kata Ketua DKPP Heddy Lugito membacakan putusan di kantor DKPP, Jakarta, Senin (5/2/2024).

DKPP menjelaskan, pelanggaran dilakukan Hasyim terkait pendaftaran pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden pada 25 Oktober 2023. Hal itu merupakan hasil sidang putusan terhadap empat perkara yang telah disidangkan DKPP, yakni perkara 135-PKE/DPP/XII/2023, 136-PKE/DKPP/XII/2023, 137-PKE/DKPP/XII/2023, dan 141-PKE/DKPP/XII/2023.

***

tags: #ketua kpu #kh hasyim asyari #melanggar #kode etik #gibran rakabuming raka

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI