Ratusan Mahasiswa di Semarang Sesalkan Jokowi Tak Netral saat Pemilu 2024

Supremasi hukum belum sepenuhnya hadir di masyarakat.

Senin, 12 Februari 2024 | 17:31 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang - Ratusan mahasiswa di Kota Semarang, Jawa Tengah menyesalkan sikap Presiden Joko Widodo yang tak netral dalam kontelasi Pemilu 2024. Hal itu disampaikan saat demo di Depan Kantor Gubernur Jateng, Senin (12/2). 

Ratusan mahasiswa itu berasal dari berbagai kampus, ada dari UPGRIS, UIN Walisongo, Unnes, USM dan lain-lain. 

BERITA TERKAIT:
Jokowi Resmikan Sembilan Ruas Jalan di Sulawesi Utara yang Habiskan Rp183 Miliar 
Jokowi Nilai Hadi Tjahjanto Mampu Jabat Menkopolhukam
Sah, Presiden Jokowi Lantik AHY Sebagai Menteri ATR
Presiden Jokowi Sahkan Perpres Publisher Rights
Hadiri Puncak HPN 2024, Nana Sudjana Berharap Pers Jateng Jaga Independensi dan Profesionalitas

Koordinator Aksi Akmal Sajid mengatakan dosa Jokowi dalam pemilu sangat berat. Jokowi menurutnya tak sesuai demokrasi. 

"Supremasi Hukum, kebebasan berpendapat belum seluruhnya hadir di tengah masyarakat. Ada petani yang dikriminalisasi, ada warga Wadas yang melawan lalu ada aktivis di Karimun Jawa yang ditangkap," kata dia. 

Dia lalu menyinggung soal Jokowi yang memihak salah satu pasangan capres dan cawapres. 

"Presiden hanya boleh kampanye ketika kembali mencalonkan diri. Hanya itu. Jika tidak mencalonkan diri, dan ikut kampanye Pemilu 2024, itu mencederai demokrasi," jelasnya. 

Pihaknya sengaja menggelar demo pada masa tenang Pemilu 2024 karena masih banyak masyarakat yang belum tenang karena tingkah Jokowi. Selain itu, demo digelar sesuai kebebasan berpendapat.

***

tags: #presiden joko widodo #pemilu 2024 #uin walisongo #upgris #kota semarang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI