Tragedi Tiga Siswi SD di Indramayu Tenggelam Saat Pramuka, Guru Sempat Selamatkan 

jumlah siswa yang tenggelam sebenarnya lima, dengan dua di antaranya berhasil diselamatkan.

Selasa, 20 Februari 2024 | 22:11 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Indramayu - Tiga siswi SDN 1 Lajer, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dinyatakan tewas tenggelam di Sungai Panarikan, Kecamatan Tukdana, pada Sabtu (17/2/2024). 

Setelah pemeriksaan saksi-saksi oleh polisi, terungkap bahwa jumlah siswa yang tenggelam sebenarnya lima, dengan dua di antaranya berhasil diselamatkan. Bahkan, seorang guru yang mengawal murid-murid juga terjebak dalam insiden tersebut, namun berhasil diselamatkan dan kini masih dalam perawatan medis.

BERITA TERKAIT:
Seorang Ibu dan Anak Ditemukan Tewas, Diduga Korban Perampokan
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Mobil Boks, Diduga Ketiduran dan Terkunci
Polda Jateng Kawal Tujuh Jenazah Korban Bus Rosalia Indah Maut ke Rumah Duka
Sopir Bus Rosalia Indah Maut di Tol Batang Kini Jadi Tersangka
Sembilan Orang Tewas akibat Kecelakaan di Tol Jakarta - Cikampek

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Tukdana, AKP Iwa Mashadi, menjelaskan bahwa guru tersebut awalnya berusaha menolong siswa yang terjebak di sungai, namun akhirnya ikut terseret arus. Setelah diselamatkan, guru tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

Mengenai kronologi kejadian, Iwa mengungkapkan bahwa para murid berjalan melewati persawahan dalam suatu kegiatan sekolah di luar jam belajar. Kegiatan ini dipimpin oleh seorang guru dan dilaksanakan di area pesawahan yang berdekatan dengan sungai. 

Iwa membantah dugaan bahwa siswa-siswa tersebut sedang bermain arus, melainkan sedang membersihkan kaki dan sepatu setelah melewati sawah.

Dalam tragedi ini, tiga siswa SD dinyatakan tewas tenggelam, yaitu S (11), M (10), dan R (10). Jenazah S dan M ditemukan pada Sabtu, sedangkan jenazah R ditemukan pada Minggu (18/2/2024). 

Kematian ketiga siswa tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat. Camat Tukdana, Roehaeni, menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius dari semua pihak, termasuk pemerintah. Untuk mencegah kejadian serupa di masa depan, setiap kegiatan sekolah yang berpotensi berisiko akan mendapat pengamanan maksimal.

***

tags: #tewas #indramayu #tenggelam #sd #siswi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI