SMK Negeri Boarding dan Semi Boarding di Jateng Bakal Terima 777 Siswa, Pendaftaran Tidak Dipungut Biaya

Penguatan pendidikan vokasi juga didasari masukan dari perusahaan.

Kamis, 22 Februari 2024 | 22:59 WIB - Didaktika
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini sedang membuka pendaftaran peserta didik baru SMK Negeri Jateng Boarding dan Semi Boarding. Para calon siswa diberi kesempatan mendaftar hingga 19 Maret 2024 mendatang. SMK Negeri Boarding dan Semi Boarding merupakan program beasiswa pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Program itu dikhususkan bagi calon siswa yang berasal dari keluarga ekonomi lemah, dan lulus SMP/ MTs sederajat dengan usia maksimal 21 tahun per tanggal 17 Juli 2024. Total siswa yang akan diterima sebanyak 777 siswa. Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana di kantor Gubernur, Kamis (22/2).

BERITA TERKAIT:
SMK Negeri Boarding dan Semi Boarding di Jateng Bakal Terima 777 Siswa, Pendaftaran Tidak Dipungut Biaya
Ikuti Kompetisi Nasional Kihajar STEM 2023, SMKN Jateng Semarang Keluar sebagai Pemenang
Pelatihan Dasar Kepemimpinan Angkatan X Usai, 120 Siswa-Orang Tua SMKN Jateng Melepas Rindu

“Rencana kami akan menerima peserta didik baru sebanyak 777 siswa. Jadi kuota siswa yang diterima nanti akan kami bagi. Meliputi tiga  SMK Boarding dan 15 SMK Semi Boarding,” ucap Nana Sudjana.

Tiga SMK Boarding meliputi: SMK Negeri Jateng di Semarang, Pati dan Purbalingga. 
Sedangkan 15 SMK Semi Boarding adalah, SMKN 2 Rembang, SMKN 1 Jepon, SMKN 1 Wirosari, SMKN 1 Kedawung, SMKN 2 Wonogiri, SMK N 1 Tulung, SMKN 1 Demak, SMKN 1 Randudongkal, SMKN 1 Purworejo, SMK N 1 Alian, SMKN 2 Wonosobo, SMKN 1 Punggelan, SMKN 1 Kalibagor, SMKN 2 Cilacap, dan SMKN 1 Tonjong.

Calon siswa yang menempuh pendidikan di SMK Negeri boarding dan SMK Semi Boarding, ditegaskan Nana tidak dipungut biaya. Mulai dari seluruh proses pendaftaran, biaya pendidikan, hingga gratis biaya hidup bagi siswa yang diasramakan atau boarding.

Pemprov Jateng berkomitmen memperkuat program pendidikan vokasi di SMK, termasuk di SMK Boarding dan SMK Semi Boarding. Di samping untuk memutus rantai kemiskinan, juga bertujuan untuk menunjang kebutuhan sumber daya manusia, bagi perusahaan-perusahaan yang menanamkan investasi di Jateng. 

“Insya Allah investasi di Jateng di tahun 2024 akan ada suatu peningkatan. Beberapa perusahaan, baik itu dari investor lokal maupun investor asing, akan mendirikan perusahaan-perusahaan di Jateng ini,” ungkap Nana. 

Dikatakan dia, penguatan program pendidikan vokasi juga didasari banyak masukan dari perusahaan, bahwa sumber daya manusia Jateng masih perlu ditingkatkan ketrampilannya. 

Oleh karena itu, Nana berharap, dengan penguatan pendidikan vokasi, akan menjadi solusi untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, sesuai kebutuhan industri. 

***

tags: #smk negeri jawa tengah #pj gubernur jawa tengah #nana sudjana #penerimaan siswa baru #pendidikan vokasi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI