Dugderan 2024 di Semarang, Bakal Hadirkan Bedug Raksasa dan Empat Gunungan Kue Ganjel Rel

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di tahun 2024 akan mengemas prosesi Dugderan lebih baik.

Selasa, 27 Februari 2024 | 21:44 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Tradisi Dugderan guna menyambut Ramadan 2024 akan lebih meriah. Sebab, akan ada bedug raksasa dan empat gunungan kue ganjel rel.

Dugderan akan digelar dua hari sebelum dimulainya ramadan 2024. Dugderan digelar di Aloon-Aloon Masjid Agung Semarang.

BERITA TERKAIT:
Hadiri Puncak Dugderan, Sumarmo Imbau Warga Tak Belanja Berlebihan Saat Ramadan
Mbak Ita Harap Ramadan Memberi Berkah Bagi Semua Warga Kota Semarang
Meski Diguyur Hujan, Dugderan di Kota Semarang Berlangsung Meriah
Walikota Semarang Pastikan Dugderan Tahun Ini Lebih Meriah 
Gelar Prosesi Dugder, Pemkot Semarang Terapkan Pengalihan Arus Lalu Lintas

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso mengatakan, Dugderan merupakan prosesi tahunan yang menjadi kearifan lokal ibu kota Jawa Tengah. Dengan mengedepankan akulturasi budaya melalui Warak Ngendog, Dugderan sudah menjadi budaya masyarakat Kota Semarang saat menyambut bulan suci Ramadan.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata di tahun 2024 akan mengemas prosesi Dugderan lebih baik lagi dengan memamerkan bedug raksaksa.

"Kita akan kemas lebih oke lagi. Insya-Allah untuk penyerahan dan pembacaan suhuf halaqah, kami akan coba ubah setting-nya, kami pamerkan pemukulan bedug dengan bedug raksaksa," paparnya.

Untuk memecah keramaian, kata Wing, akan ada gunungan ganjel rel besar di dekat bedug sebagai ciri khas makanan Kota Semarang tempo dulu. Kemudian, akan ada empat gunungan ganjel rel kecil di empat sisi alun-alun.

"Sehingga, masyarakat tidak perlu saling berdesakan. Prosesi suhuf halaqah rombongan wali kota akan lebih oke lagi," ucapnya.

Dugderan 2024 juga akan semakin meriah dengan adanya kirab budaya, yang akan dilaksanakan mulai dari Balai Kota Semarang menuju ke Masjid Agung Semarang. Bahkan, Wing menyampaikan, akan melombakan berkudo dari 16 kecamatan. Setiap kecamatan akan mengangkat budaya dan kearifan lokal masing-masing.

"Berkudo atau pasukan 40-an. Walaupun tahun ini baru 16 peserta, mereka akan ikut kirab dan dinilai. Didukung komunitas lain seperti Sam Poo Kong, Tay Kak Sie, Tosan Aji, dan lain-lain," tandad dia.

***

tags: #dugderan #pemkot semarang #aloon aloon

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI