Foto istimewa Xinhua.

Foto istimewa Xinhua.

Israel Kembali Lakukan Serangan Udara, Puluhan Warga Palestina Tewas

Delegasi tingkat tinggi Hamas tiba di Kairo untuk melakukan pembicaraan dengan sejumlah pejabat Mesir perihal kesepakatan gencatan senjata.

Senin, 04 Maret 2024 | 23:58 WIB - Internasional
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Sejumlah sumber keamanan dan medis Palestina pada Minggu (3/3/2024) mengungkapkan sedikitnya 30 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara yang dilancarkan Israel pada malam hari di Jalur Gaza. Sumber-sumber itu mengatakan kepada Xinhua bahwa sejumlah pesawat tempur Israel melancarkan lebih dari 50 serangan di seluruh Gaza pada malam sebelumnya, menyasar rumah-rumah, lahan pertanian, dan situs militer di kota Rafah, Khan Younis, Deir al-Balah, dan Jabalia.

Menurut sejumlah sumber medis setempat, seperti dikutip dari kantor berita Xinhua, Senin (4/3), sebanyak 16 warga Palestina, termasuk anak-anak dan wanita, tewas akibat serangan Israel di sebuah rumah berpenghuni di area permukiman Al-Salam di Rafah, Gaza selatan.

BERITA TERKAIT:
Warga Palestina yang Tewas Akibat Serangan Israel Tembus 35.272 Jiwa
Sino-Nusantara Institute Gandeng FISIP UIN Walisongo Gelar Seminar Geopolitik Timur Tengah
Sembilan Negara Jegal Palestina Jadi Anggota PBB, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Kampus-kampus di Indonesia Gelar Kemah Solidaritas untuk Palestina 
Jika Israel Akui Kemerdekaan Palestina, Hamas akan Gantung Senjata 

Sejumlah saksi mata dan sumber lokal mengatakan sebuah rumah di area permukiman Al-Saftawi di sebelah utara Gaza City, di bom oleh pesawat Israel. serangan itu menewaskan empat warga Palestina dan melukai beberapa orang lainnya.

Di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara, sebanyak 10 warga Palestina tewas akibat serangan Israel yang menyasar sebuah rumah berpenghuni di dekat sekolah UNRWA yang menampung para pengungsi.

Militer Israel menyampaikan bahwa tiga personelnya tewas pada Sabtu (2/3) di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan.

Dalam pernyataan singkat pada Sabtu (2/3), Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), mengatakan bahwa para anggotanya meledakkan sebuah rumah yang sebelumnya telah dipasangi jebakan dua bom antipersonel pasukan Israel.

Mereka mengatakan bahwa terdapat pasukan Israel yang tewas dan terluka di area Al-Satar di sebelah utara Kota Khan Younis.

Di saat pertempuran sengit terus berlanjut di Gaza, Kairo sedang bersiap menjadi tuan rumah pembicaraan gencatan senjata di wilayah kantong Palestina yang dilanda perang tersebut, dengan partisipasi dari semua pihak terkait, lapor media Mesir Al-Qahera News TV pada Sabtu.

Delegasi tingkat tinggi Hamas tiba di Kairo untuk melakukan pembicaraan dengan sejumlah pejabat Mesir perihal kesepakatan gencatan senjata, menurut sumber keamanan resmi pada Minggu.

Dalam 24 jam terakhir, total 90 warga Palestina tewas dan 177 lainnya terluka akibat sejumlah serangan Israel di Gaza, menambah jumlah kematian menjadi 30.410 jiwa dan korban luka menjadi 71.700 orang sejak konflik Israel-Hamas meletus pada 7 Oktober 2023, kata Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas dalam pernyataan persnya pada Minggu. 

Mesir, bersama dengan Qatar dan Amerika Serikat, berupaya memfasilitasi kesepakatan gencatan senjata sebelum bulan suci Ramadan, yang diperkirakan akan dimulai pekan depan di Mesir, sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik yang telah menimbulkan krisis kemanusiaan parah di Gaza. 

***

tags: #palestina #israel #serangan #tewas #gencatan senjata

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI