Harga Beras di Indonesia Ternyata Lebih Mahal dari Singapura

produsen beras, Indonesia harus mencari keseimbangan untuk menjaga harga baik di tingkat produsen maupun konsumen.

Selasa, 05 Maret 2024 | 09:54 WIB - Ekonomi
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Pemerintah menganggap masalah harga beras di Indonesia lebih mahal dibandingkan Singapura karena memerlukan strategi untuk melindungi harga di tingkat produsen. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menjelaskan bahwa sebagai produsen beras, Indonesia harus mencari keseimbangan untuk menjaga harga baik di tingkat produsen maupun konsumen.

Tito menegaskan perbedaan strategi dengan Singapura, yang sebagai negara konsumsi, fokus pada upaya agar harga pangan mudah dijangkau oleh masyarakat. Namun, strategi serupa tidak bisa diterapkan di Indonesia karena dapat merugikan petani dan produsen pangan, atau jika harga terlalu tinggi, dapat meresahkan masyarakat.

BERITA TERKAIT:
Hasil AFF U-16: Indonesia Kalahkan Singapura 3-0
Soal Lonjakan Covid-19 di Singapura, Dosen UNAIR Sebut Indonesia Perlu Waspada
Prabowo Temui Presiden Ukraina Zelensky di Singapura, Bahas Apa?
Jokowi Tawari PM Singapura Investasi di Pabrik Tekstil Kendal 
Otoritas Singapura Kirim Tim untuk Dukung Investigasi Runtuhnya Jembatan Baltimore

"Dengan demikian, kita harus menyeimbangkan inflasi agar terkendali, memastikan keuntungan untuk kedua belah pihak," katanya.

Harga beras di dalam negeri masih tinggi, dengan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional melaporkan peningkatan harga secara nasional.

Tito juga mencatat kenaikan harga beras kualitas berbagai jenis. Sebagai tambahan, Global Product Prices mencatat harga beras di Indonesia per Januari 2024 mencapai Rp18.000 per kilogram, sedikit lebih tinggi daripada Singapura yang mencatat SGD1.500 per kilogram atau US$1,11 per kilogram (Rp17.461 per kilogram).

Perlu dicatat bahwa harga beras yang disebutkan adalah untuk beras putih bulir panjang berukuran 1 kilogram.

***

tags: #singapura #beras #tito karnavian #menteri dalam negeri

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI