Enam Tanggul di Demak Jebol Sebabkan Banjir, 89 Desa di 11 Kecamatan Terendam 

"Sebanyak 93.149 jiwa terdampak dan 22.725 jiwa di antaranya mengungsi. Pemerintah Kabupaten Demak telah mendirikan lokasi pengungsian di 45 titik," katanya.

Senin, 18 Maret 2024 | 14:25 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Demak - Enam tanggul di Kabupaten Demak jebol dan menyebabkan banjir. Salah satunya tanggul Sungai Wulan. 

"Sebanyak enam tanggul jebol pascahujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Jawa Tengah pada Rabu (13/3). Kejadian ini memicu banjir di wilayah Kabupaten Demak," kata Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Senin (18/3/2024).

BERITA TERKAIT:
Pembangunan Hunian Korban Bencana di Sumut Ditargetkan Rampung sebelum Ramadan
BNPB Sebut Pemerintah-Masyarakat Harus Siapkan Tiga Aspek Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
BNPB Percepat Rehabilitasi Sumatra dan Bangun Sumur Bor di Aceh
Korban Tewas akibat Bencana Sumatra Bertambah Jadi 914 Jiwa
Gubernur Luthfi: 424 Warga Korban Bencana Longsor Banjarnegara Bakal Direlokasi

Terkini dilaporkan, lanjutnya, tanggul Sungai Wulan yang berada di perbatasan Kabupaten Demak dan Kudus juga kembali jebol pada Minggu (17/3) kemarin. Kejadian ini merupakan kali kedua pascabanjir Demak pada awal Februari 2024.

Berdasarkan Laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Demak, pada Senin (18/3), mencatat sebanyak 89 desa di 11 kecamatan terendam banjir dengan ketinggian antara 30-80 sentimeter (cm).

Kecamatan terdampak banjir antara lain Kecamatan Demak, Kecamatan Karangtengah, Kecamatan Sayung, Kecamatan Mranggen, Kecamatan Wonosalam, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Karangawen, Kecamatan Kebonagung, Kecamatan Guntur, Kecamatan Dempet, dan Kecamatan Gajah.

"Sebanyak 93.149 jiwa terdampak dan 22.725 jiwa di antaranya mengungsi. Pemerintah Kabupaten Demak telah mendirikan lokasi pengungsian di 45 titik," katanya.

Hingga hari ini, BPBD Kabupaten Demak masih bersiaga dengan kondisi banjir. Personel Pusdalops BPBD Kabupaten Demak, Rizka, melaporkan ketinggian air di wilayah Demak kota pada pagi ini mencapai lutut orang dewasa. Sementara itu, arus banjir di ruas jalan Demak-Kudus makin deras dan berpotensi membahayakan perahu evakuasi.

BPBD Kabupaten Demak masih berusaha mengevakuasi warga terdampak banjir bersama TNI, Polri, BPBD Kabupaten/Kota Se-Jawa Tengah, dan relawan.


 

***

tags: #bnpb #banjir #kabupaten demak #tanggul

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI