Hanya Demi Konten, Dua Pemuda Jepara Ini Lempar Kucing ke Laut 

Wahyu menyebutkan bahwa kedua pelaku berasal dari Kecamatan Pakis Aji. Mereka telah mengakui perbuatannya.

Jumat, 29 Maret 2024 | 17:25 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jepara - Sebuah video yang menampilkan kekerasan terhadap dua ekor kucing telah menjadi viral di media sosial. Kepolisian telah turun tangan dan berhasil mengamankan dua orang pemuda warga Jepara terkait kejadian tersebut.

Video tersebut diunggah pada akun media sosial, termasuk di akun Instagram @angga_anjal, satu hari yang lalu. Awalnya, video tersebut menunjukkan seorang pria yang memberi makan kepada dua ekor kucing secara bergantian, namun kemudian melemparkan kucing-kucing tersebut ke laut. Peristiwa itu terjadi di Pantai Mororejo, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.

BERITA TERKAIT:
Jepara Jadi Wilayah Zona Merah Peredaran Rokok Ilegal
Warga Nalumsari Jepara Heboh, Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Wulan
Dengan Situasi Kondusif, Kapolda Jateng Yakin Pariwisata Jepara Bisa Dijual
TP PKK Jepara Diminta Maksimalkan Posyandu untuk Tangani Stunting
Nilai Ekspor Industri Kayu Jepara Tembus 659,2 Juta Dolar AS, Jadi Pilar Utama Ekonomi Jateng

Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, telah mengonfirmasi kejadian yang terjadi dalam video tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dua pelaku telah diamankan pada hari ini. Dua pelaku tersebut adalah pria dengan inisial AB (26) dan AS (24).

"Kami telah berhasil mengamankan dua pelaku, yaitu AB (26) yang mengunggah video penyiksaan terhadap kucing ke media sosial dan AS (24) yang melakukan penyiksaan terhadap kucing tersebut. Kami telah melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap keduanya," jelas Wahyu Jumat (29/3/2024).

Wahyu menyebutkan bahwa kedua pelaku berasal dari Kecamatan Pakis Aji. Mereka telah mengakui perbuatannya.

"Mereka mengakui telah melakukan penyiksaan terhadap hewan kucing dan mengunggah videonya ke media sosial demi mendapatkan perhatian," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, lanjutnya, pelaku bermaksud membuat konten yang menarik agar bisa menjadi viral di media sosial.

"Pelaku ingin membuat konten yang menarik agar bisa dilihat oleh jutaan orang," terangnya.

Saat ini, kedua pelaku diminta untuk membuat surat pernyataan bahwa mereka tidak akan mengulangi perbuatannya di masa mendatang, serta meminta maaf dan memberikan klarifikasi kepada masyarakat.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menjaga hewan peliharaan dengan baik. Jika tidak mampu atau tidak ingin memelihara, tindakan kekerasan tidak dibenarkan. Lebih baik melepaskan hewan tersebut agar bisa hidup bebas di alam.

"Jika di masa mendatang masih terdapat tindakan kekerasan terhadap hewan, itu berpotensi untuk dipidana sesuai dengan Pasal 302 KUHP, yang menyatakan bahwa seseorang yang melakukan penganiayaan terhadap hewan (baik secara ringan maupun berat) dapat dihukum dengan maksimal 9 bulan penjara dan denda maksimal Rp 400 ribu," tutupnya.

***

tags: #jepara #kucing #konten

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI