SYL Minta Pejabat di Kementan Patungan untuk Gaji ART-nya Rp35 Sebulan 

Namun yang mencengangkan adalah uang untuk menggaji tersebut dihasilkan dari iuran sejumlah pejabat Kementerian Pertanian (Kementan). 

Jumat, 10 Mei 2024 | 10:25 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Fakta baru terkuak dalam persidangan kasus korupsi mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Dalam persidangan terkuak bahwa SYL menggaji Asisten Rumah Tangga (ART) di Makassar sebesar Rp35 juta. 

Namun yang mencengangkan adalah uang untuk menggaji tersebut dihasilkan dari iuran sejumlah pejabat Kementerian Pertanian (Kementan). 

BERITA TERKAIT:
Cegah Tindak Korupsi, Pemkab Cilacap Adakan Sosialisasi Saber Pungli
Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pembangunan Gapura UIN Sumut Rp795 Juta
Terbukti Korupsi Rp311 Juta, Eks Kepala Sekolah Ini Divonis 18 Bulan Penjara dan Denda Rp50 Juta
Terbukti Korupsi, Syahrul Yasin Limpo Divonis 10 Tahun Penjara dan Denda Rp300 Juta
Kejagung Sita 7,7 Kilogram Emas dari Enam Tersangka Korupsi 109 Ton Emas

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Hermanto. Terungkapnya fakta tersebut lantaran jaksa yang menanyakan soal dana pribadi Hermanto. 

"Yang menggunakan uang pribadi saksi, ada?" tanya Jaksa.

"Ada," jawab Hermanto. 

Jaksa pun kembali menanyakan tentang pengeluaran dana untuk keperluan pribadi SYL. 

Hermanto pun akhirnya mengungkapkan bahwa ia sempat mengeluarkan dana pribadi untuk membayar gaji pembantu SYL. 

"Untuk membayar gaji pembantu," kata Hermanto. 

"Gaji pembantunya siapa?" tanya jaksa lagi. 

"Pak SYL," jawab Hermanto.  

"Pembantu yang di mana ini?" tanya jaksa. 

"Di Makassar," jawab Hermanto. 

Hermanto mengatakan bahwa tidak ada anggaran untuk membayar gaji pembantu di Direktoran SPS Kementan. 

Namun ia mengaku sudah mendapatkan ganti dari uang pribadi yang dipakau. Uang tersebut merupakan hasil patungan di Direktorat PSP.

"Sebentar, ini kan pembantu ya, ada gak anggaran untuk pembantu?" tanya Jaksa.  

"Enggak ada," kata Hermanto. 

Diberitakan sebelumnya, mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) diduga menggunakan dana korupsi untuk membayar biduan. 

Tak hanya itu saja, uang Kementan tidak hanya dinikmati oleh mantan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut, namun juga istri, anak, termasuk cucunya.


 

***

tags: #korupsi #menteri pertanian #kementerian pertanian #syahrul yasin limpo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI