Kecelakaan Maut di Ciater Subang Diduga Akibat Rem Blong

Korban dilarikan ke beberapa fasilitas kesehatan di antaranya RSUD Ciereng.

Minggu, 12 Mei 2024 | 07:58 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Subang - kecelakaan Bus di kawasan Ciater, Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (11/5) pada pukul 18.45 WIB, diduga akibat rem blong. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aznal.

kecelakaan tersebut diduga karena adanya rem blong pada Bus,” katanya, Sabtu.

BERITA TERKAIT:
Seorang Penumpang Ojol Tewas usai Terlibat Kecelakaan dengan Bus
Perlunya Investigasi Kecelakaan di Jalan
Seorang Mitra Pengemudi Maxim Di Semarang Terima Santunan dari YPSSI
Hendak ke Demak, Bus Pariwisata Muat Siswa Asal Purworejo Kecelakaan di Semarang
Truk Bermuatan Es Krim Terguling di Tol, Diduga Sopir Ngantuk

Aznal menerangkan, insiden itu bermula saat Bus Bus Trans Putera Fajar bernomor polisi AD 7524 OG yang mengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat sedang mengarah dari Bandung menuju ke Subang.

Sesampai di lokasi, kata dia, Bus tiba-tiba oleng ke arah kanan dan menabrak sepeda motor yang berada di jalur berlawanan dan bahu jalan sehingga Bus terguling.

Aznal menambahkan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk terus melakukan investigasi mendalam terkait kecelakaan tersebut.

Ia menuturkan bahwa pada peristiwa tersebut jumlah korban jiwa serta korban luka-luka belum dapat dipastikan karena masih dalam proses evakuasi.

Namun, korban dilarikan ke beberapa fasilitas kesehatan di antaranya RSUD Ciereng, RS Hamori, Puskesmas Jalancagak, dan Puskesmas Palasari.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan menyampaikan turut prihatin dan berduka cita atas kecelakaan Bus Trans Putera Fajar di Ciater, Subang, Jawa Barat,” ucap Aznal.

Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan juga mengimbau kepada seluruh Perusahaan OtoBus (PO) dan pengemudi untuk memeriksa secara berkala kondisi armada dan melakukan pendaftaran izin angkutan serta rutin melakukan uji berkala kendaraan.

Di samping itu, diimbau kepada seluruh masyarakat yang menggunakan angkutan umum Bus dapat memeriksa kelayakan kendaraan sebelum keberangkatan pada aplikasi Mitra Darat yang dapat diunduh pada smartphone.

Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Jules A. Abast menyampaikan data terkini korban meninggal dunia dalam kecelakaan Bus terguling di Jalan Raya Kampung Palasari, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang berjumlah empat orang.

"Empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian," kata Kombes Pol. Jules saat dikonfirmasi di Bandung, Sabtu.

Terkait dengan korban luka, kata dia, hingga malam ini terdapat belasan orang luka ringan dan beberapa lainnya mengalami luka berat.

"Tujuh luka berat dan 13 luka ringan," katanya.

Dalam kejadian ini, lima kendaraan yang terlibat, yakni satu Bus, tiga motor, dan satu mobil.

***

tags: #kecelakaan #bus #subang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI