11 Orang Tewas dalam Kecelakaan Bus di Ciater, Pemprov Jabar Tanggung Semua Biaya Korban

Bey mengimbau perusahaan Bus agar selalu rutin memeriksa kelaikan kendaraan.

Minggu, 12 Mei 2024 | 17:06 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin menyatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) memastikan menanggung seluruh biaya korban kecelakaan Bus yang merupakan rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga memastikan semua korban luka ditangani dengan maksimal, sementara untuk korban meninggal dunia, secepat mungkin bisa dibawa oleh pihak keluarga.

BERITA TERKAIT:
Seorang Penumpang Ojol Tewas usai Terlibat Kecelakaan dengan Bus
Perlunya Investigasi Kecelakaan di Jalan
Seorang Mitra Pengemudi Maxim Di Semarang Terima Santunan dari YPSSI
Hendak ke Demak, Bus Pariwisata Muat Siswa Asal Purworejo Kecelakaan di Semarang
Truk Bermuatan Es Krim Terguling di Tol, Diduga Sopir Ngantuk

"Kami pastikan semua biaya korban ditanggung pemerintah. Kami inginkan penanganan yang terbaik untuk korban luka dan untuk yang meninggal kami upayakan secepat mungkin bisa dibawa oleh keluarganya," kata Bey, Minggu.

Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan Bus terguling di Ciater, Subang sendiri, sebanyak 11 orang yang terdiri dari sembilan siswa, satu guru, dan satu warga Subang. Sementara 14 orang luka ringan, 23 luka sedang, dan 12 luka berat, kini sedang dilakukan perawatan intensif di RSUD Subang.

Atas hal tersebut, Bey menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa kecelakaan Bus di Subang yang merenggut banyak korban jiwa tersebut, dan langsung mendatangi RSUD Subang pasca kejadian untuk menjenguk korban baik meninggal maupun yang luka-luka.

"Kami, atas nama Pemprov Jawa Barat menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia dan untuk korban luka semoga segera mungkin diberikan kesehatan," ujar Bey.

Terkait dengan kronologis kecelakaan, Bey mengaku masih menunggu investigasi dari kepolisian yang langsung menerjunkan tim investigasi untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan, setelah penanganan para korban.

"Kami masih menunggu dari pihak kepolisian detilnya seperti apa. Itu kan melibatkan tiga Bus," ucap Bey.

Atas kejadian ini, Bey mengimbau kepada perusahaan Bus agar selalu rutin memeriksa kelaikan kendaraan dan memberikan pengemudi yang dalam keadaan fit.

Serta, ia juga minta ke pihak sekolah yang akan melakukan wisata maupun studi tur agar tidak ragu meminta bantuan polisi untuk memeriksa kendaraannya.

"Kami minta sekolah-sekolah terutama sekarang lagi musim liburan sekolah jangan ragu minta bantuan kepada pihak kepolisian memeriksa kondisi Bus agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tukasnya. 

***

tags: #kecelakaan #bus #kecamatan ciater #subang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI