Sejumlah warga binaan Lapas Brebes mengikuti kegiatan penyuluhan Agama Islam yang dibawakan oleh Ustadz Masruri dari Kemenag Brebes, Selasa (14/5/2024). Foto. Eko S/Kuasakata.com

Sejumlah warga binaan Lapas Brebes mengikuti kegiatan penyuluhan Agama Islam yang dibawakan oleh Ustadz Masruri dari Kemenag Brebes, Selasa (14/5/2024). Foto. Eko S/Kuasakata.com

Warga Binaan Lapas Brebes Dibekali Penyuluhan Agama Islam

Warga binaan diajak untuk tidak menyakiti orang lain.

Selasa, 14 Mei 2024 | 22:53 WIB - Ragam
Penulis: Eko S . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Brebes - Sejumlah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes, Kanwil Kemenkumham Jateng, untuk kesekian kalinya menerima pembekalan penyuluhan Agama Islam, Selasa (14/5/2024). 

Pembekalan dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan.para warga binaan itu, disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam dari Kantor Kemenag Kabupaten Brebes.

BERITA TERKAIT:
Hasil Survei Badan Strategi Kebijakan Hukum dan HAM, Lapas Brebes Sabet Predikat Sangat Baik
Kerjasama dengan Poltek Harber, Lapas Brebes Gelar Pelatihan Instalasi Listrik Bagi Warga Binaan
Napiter di Lapas Brebes Jalani Pembebasan Bersyarat
Pegawai Lapas Brebes Kenakan Pakaian Adat pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Kalapas Brebes: Senam Pagi Mampu Tingkatkan Disiplin dan Kebugaran dalam Bekerja

Didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana Anak Didik dan Kegiatan Kerja Oky Trisna Hananto, seperti pada pertemuan pekan sebelumnya, warga binaan Lapas Brebes untuk menjadi pembawa acara pada kegiatan penyuluhan. Hal ini bertujuan untuk membiasakan warga binaan dan menumbuhkan rasa keberanian serta kepercayaan diri kepada warga binaan Lapas Brebes.Di mana, dengan harapan setelah bebas kemampuan yang di dapat dapat berguna di lingkungan masyarakat.

Dalam pembukaan tauziahnya, Penyuluh Agama Islam,  Ustadz Masruri terlebih dahulu menyapa dan menanyakan keadaan para warga binaan. Mereka pun menyambut hangat sapaan tersebut. 

Ustadz Masruri juga memberikan semangat kepada warga binaan untuk terus menuntut ilmu dan aktif mengikuti kegiatan positif di Lapas Brebes. 

Selanjutnya Ustadz Masruri memulai materi tauziah, adapun tema yang diangkat adalah terkait introspeksi diri. 

“Telah banyak disampaikan kepada kita untuk mulai beralih ke hal-hal baru dalam kehidupan, yang buruk diubah menjadi yang baik. Dalam hal ini ada tiga poin penting yang perlu kita perhatikan," ucap Ustadz Masruri. 

Ustadz Masruri menyampaikan bahwa ketiga hal yang perlu diperhatikan tersebut yaitu hubungan kepada Allah SWT, hubungan kepada sesama manusia, dan hubungan kepada makhluk Allah SWT yang lain. 

Pertama, tandas Ustadz Masruri menyampaikan terkait hubungan kepada Allah SWT, yang utamanya shalat, karena ia merupakan satu dari rukun-rukun Islam dan merupakan tiangnya agama. 

Maka lebih lanjut Ustadz Masruri mengajak warga binaan untuk meninjau kembali bagaimana shalat yang dilakukan tahun lalu, apakah sudah baik atau belum. 

Jika belum, Ustadz Masruri mengimbau agar mari diperbaiki dan dipenuhi dan jika sudah baik maka tambahlah dengan yang sunah.

"Hal ini tidak cukup hanya dengan teori, harus dikerjakan dulu baru terasa nikmatnya. Orang yang sudah menjalankan, dia akan enggan meninggalkan karena akan dia dapati di sepanjang hari hatinya tenang," tegas Ustadz Masruri.

Ustadz Masruri melanjutkan penjelasan poin kedua, yaitu hubungan kepada sesama manusia, mulai dari orang tua, istri, anak, dan teman-teman sekitar.

Ia menukilkan hadits yang artinya "Seorang muslim itu ialah apabila dia menjadi sumber perdamaian bagi sesama manusia yang lain, sehingga mereka terbebas dari kejahatan lidah dan tangannya".

Ustadz Masruri juga menekankan bahwa seorang muslim sesungguhnya itu akan menjaga lisan dan perbuatannya.

Kemudian, Ustadz Masruri juga  mengajak agar bersama-sama berupaya agar di tahun ini jangan sampai menyakiti orang lain, baik perkataan maupun perbuatan.

Terakhir Ustadz Masruri menjelaskan poin yang ketiga, yakni hubungan kepada makhluk Allah SWT yang lain selain manusia, seperti hewan dan tumbuhan.

'Perhatikan bukan hanya kepada sesama manusia tapi juga makhluk Allah SWT yang lain, hewan jangan jangan disakiti, tumbuhan jangan dirusak. Jadilah kita menjadi orang yang penyayang, karena Allah mencintai hamba-hambanya yang penyayang," pungkas Ustad Masruri.

***

tags: #lapas kelas iib brebes #warga binaan #penyuluhan #kemenag

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI