Urban Hiking Semarang, Komunitas Pendaki yang Ajak Telusuri Rute Tanjakan di Perkotaan

Anggota komunitas ini diharapkan bisa sehat bersama dan menambah saudara.

Kamis, 16 Mei 2024 | 10:43 WIB - Ragam
Penulis: - . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Komunitas Urban Hiking Semarang (UHS) mengadakan kegiatan mendaki dengan rute Tanah Putih sampai Singotoro, Kota Semarang pada Kamis (16/5/2024). Kegiatan ini diikuti oleh berbagi kalangan mulai dari remaja hingga orang tua.

Sesuai dengan namanya, jalur yang dilalui pun tidak main-main, mulai dari POM Wahidin, lalu melewati rute perkampungan Jomblang, Cinde, Singotoro, dan Jangli yang mempunyai Medan menanjak. Pada akhir pekan, peserta akan bertambah dan rute perjalanan pun mencapai 7 kilometer. 

BERITA TERKAIT:
Urban Hiking Semarang, Komunitas Pendaki yang Ajak Telusuri Rute Tanjakan di Perkotaan

Untuk saat ini kegiatan tersebut masih gratis, namun kedepannya akan dipungut biaya karena peserta dan pengeluaran semakin banyak. Tujuan diadaknnya kegiatan ini yaitu mengajak para penggemar pejalan kaki yang tidak memiliki waktu panjang untuk mendaki di perkotaan. 

Roy Adriyanto, selaku ketua komunitas UHS menjelaskan bahwa anggota Urban Hiking Semarang dari berbagai macam kalangan. 

"Komunitas ini latar belakangnya kita anggotanya ada berbagai macam kalangan, berbagai macam usia juga, mulai dari anak-anak sampai orang tua, dewasa. Dari segi profesi mereka juga macem-macem ada yang PNS, ada yang pensiunan, ada yang pengusa, macem-macem," ujar pria asal Gayamsari itu. 

Selain Tanah Putih sampai Singotoro, kata dia, rute lain yang biasanya dilalui adalah dari RS Elizabeth, Tri Lomba Juang, dan Tinjomoyo Unika.

Ia berharap anggota komunitas ini bisa sehat bersama dan menambah saudara.

"Harapannya supaya kita semua, bisa sehat bersama, bisa saling mengenal, punya banyak temen, banyak saudara, sehat bersama," tuturnya.

Kemudian, Ester, salah satu peserta Urban Hiking Semarang mengungkapkan rute yang paling menarik 

"Di daerah Tumpang, agak curam gitu. Nanjak terus turun. Hari ini, lumayan cuman agak kurang curam buat saya. Karena sudah biasa curamnya nanjaknya lebih tinggi lagi. Tambah sehat, tambah strong, nyeri-nyeri di sendi hilang semua," ungkap perempuan yang akan berusia 48 tahun itu. 

Kesan dan pesan kegiatan hiking hari ini menjadikan awet muda dan sehat. 

"Pesannya semakin nambah lagi member yang tau akan hiking. Jadi rame, jadi heboh, jadi terkenal. Kesannya buat saya, menjadikan awet muda dan sehat," pungkasnya. 

Berikut jadwal kegiatan Urban Hiking Semarang selanjutnya:

Sabtu, 18 Mei 2024: start, Tri Lomba Juang, pukul 05:30, rute Lempongsari. 
Minggu, 19 Mei 2024: start, RS Elisabeth, pukul 05:30, rute Tumpang 12-Stonen. 

*Ditulis oleh wartawan magang Rahardian Haikal Rakhman

***

tags: #komunitas pendaki #tanjakan di perkotaan #urban hiking semarang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI