Sempat Mundur, Lelang Pembangunan SIHT Kudus Dijadwalkan Bulan Juni 2024 

Pembangunan SIHT diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah

Jumat, 17 Mei 2024 | 13:49 WIB - Ekonomi
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Kudus - Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT) akan menjadi tempat produksi rokok yang disediakan Pemkab Kudus bagi para pelaku usaha. Upaya ini merupakan langkah Pemkab Kudus mengembangkan sektor industri tembakau sebagai bagian dari pengembangan ekonomi lokal. 

Proses lelang pembangunan SIHT ditetapkan Juni mendatang. Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrisan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati mengatakan target proses lelang mengalami mundur karena sebelumnya ditetapkan bulan April. 

BERITA TERKAIT:
Sempat Mundur, Lelang Pembangunan SIHT Kudus Dijadwalkan Bulan Juni 2024 
Optimalkan Penggunaan DBHCHT, Pemkab Kudus Bangun SIHT untuk Fasilitasi Industri Pabrik Rokok Kecil 
Kudus akan Miliki Sentra Industri Hasil Tembakau, Pemkab Gelontorkan Dana Rp18 Miliar 
Pemkab Kudus Gelontorkan Rp15 Miliar untuk Bangun Sentra Industri Hasil Tembakau  

"Target pembangunan SIHT memang ada perubahan jadwal dari sebelumnya bulan April 2024. Hal ini disebabkan karena masih harus menunggu evaluasi dari BPK," ungkapnya. 

Pembangunan SIHT diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan produksi dan kualitas produk tembakau di Kabupaten Kudus.

Setelah ada evaluasi BPK, kata dia, rencana pembangunan SIHT tetap bisa dilaksanakan, sehingga saat ini pihaknya segera mempersiapkan proses lelangnya.

Proses perencanaan sendiri sudah rampung dibuat sehingga kini pihaknya hanya perlu menyiapkan tahapan lelang

Anggaran pembangunan fisik SIHT sebesar Rp11,3 miliar yang bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT), untuk membangun empat unit gudang produksi dan satu hanggar untuk Bea Cukai.

Kegiatan lainnya, yakni pembuatan IPAL, kelanjutan pembuatan pagar keliling, pagar depan, sumur, serta pengerasan jalan.

Dengan lahan seluas 3,7 hektare di Desa Klaling, Kecamatan Jekulo tersebut, rencananya bisa dibangun 15 unit gudang produksi rokok. 

Untuk diketahui tahun lalu telah rampung pembangunan pagar keliling, talud, dan drainase dengan menelan anggaran sebesar Rp21 miliar. 


 

***

tags: #sentra industri hasil tembakau #siht #kudus #dbhcht #lelang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI