Pemkab Klaten Gelar Monev di Desa Beluk untuk Pastikan Peningkatkan Luas Tanam Padi

Produksi pertanian khususnya padi di wilayah Klaten diharapkan dapat meningkat.

Minggu, 19 Mei 2024 | 05:21 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, KlatenDinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terus berupaya untuk memastikan lahan tanam padi di wilayah Kota Bersinar. Salah satu upayanya dengan cara menggelar monitoring dan evaluasi Penambahan Areal Tanam (PAT) di Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Sabtu (18/5/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Klaten, Muh. Nasir, Komandan Kodim 0723 Klaten, Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo, dan perwakilan Polres Klaten.

BERITA TERKAIT:
Alhamdulillah, TMMD Karangdukuh Klaten Rampung 100 Persen
Kemenkes RI Anugerahi Klaten Penghargaan Kawasan Tanpa Rokok
Kemenkumham Jateng Lantik Notaris Pengganti dari Klaten
Santri Asal Klaten Tewas usai Rafting di Sungai Elo Magelang
STHD Klaten Resmi Jadi Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Jawa Dwipa

Pada kesempatan itu, Kepala DKPP Klaten, Widiyanti mengatakan program PAT merupakan program optimalisasi lahan tanam padi yang diinisiasi oleh Pemerintah Pusat. Adapun target target nasional areal tanam padi seluas 70 ribu hektare dalam kurun waktu 1 tahun, dan dari target tersebut, luas areal tanam padi di Kabupaten Klaten ditargetkan mencapai seluas 1.361 hektare.

“Sebagai langkah optimalisasi, disasar lahan tadah hujan. Di antaranya di wilayah Desa Beluk, Kecamatan Bayat,” tuturnya dikutip dari laman resmi Pemkab Klaten, Minggu.

Menurutnya lahan tadah hujan biasanya hanya dapat ditanami tanaman padi selama satu musim dalam setahun. Namun melalui program PAT ini, diharapkan lahan tadah hujan tersebut dapat dimanfaatkan hingga dua musim tanam. Hal ini lantaran adanya dukungan berupa bantuan pompanisasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

“Dalam program ini, Kabupaten Klaten di-support oleh Kementan berupa 31 unit pompa air, 9 unit traktor roda empat, dan 25 unit irigasi perpompaan. Selain itu, program ini juga ditunjang 10 unit brigrade pompa dari Kodim 0723 Klaten dan 10 unit brigade di DKPP Klaten,” paparnya menjelaskan.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Klaten, Muh. Nasir berharap melalui program PAT ini jumlah produksi gabah di wilayah Kabupaten Klaten sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kami berharap produksi pertanian khususnya padi di wilayah Klaten dapat meningkat signifikan lewat program ini. Sehingga Kabupaten Klaten juga dapat turut berperan dalam ketahanan pangan nasional,” paparnya.

***

tags: #klaten #dinas ketahanan pangan dan pertanian #lahan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI