Belasan Penari Tradisional Tampil Memukau di Kridoanggo Sragen

Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi DPRD Provinsi dan Kabupaten dalam melestarikan seni dan budaya.

Selasa, 21 Mei 2024 | 07:58 WIB - Budaya
Penulis: Fauzi . Editor: Surya

KUASAKATACOM, Sragen - Sebanyak 11 penari dari lima sanggar yang ada di Sragen tampil memukau dalam acara sosialisasi melalui media tradisional bertema “Melestarikan Budaya Jawa Tengah”. Kegiatan yang diinisiasi oleh DPRD Provinsi Jawa Tengah itu berlangsung di Kridoanggo, Sragen, Minggu (19/5) malam.

Melansir laman resmi Pemkab SRagen, kesebelas tarian yang ditampilkan dalam acara tersebut dianraranya, tari gembira, ngganong, sobrak, pemburu kijang, pokja taksana sadana, mayang, ngerong, orek - orek, golek sri rejeki, larap sukowati dan wanodya sukowati.

BERITA TERKAIT:
Belasan Penari Tradisional Tampil Memukau di Kridoanggo Sragen
Rapat Paripurna Propemperda Jateng 2024: Raperda Pemantauan Orang Asing Diubah Jadi Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan 
DPRD Jateng Sahkan Perubahan Propemperda 2024
KPU Kota Semarang Terima Logistik 1,2 Juta Surat Suara
Sarei Abdul Rosyid Gelar Reses di Desa Randusanga Wetan Brebes

Dalam era keterbukaan informasi seperti sekarang ini, ternyata media tradisional masih sangat efektif untuk penyebarluasan informasi, program-program dan kebijakan serta peningkatan pelayanan publik.

Menurut Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Untung Wibowo Sukawati, ada banyak seni tradisional yang ada di Sragen salah satunya tayub. Sosialisasi kali ini untuk mengangkat seni tradisional yang ada, sebab setiap seni memiliki tujuan yang baik.

"Beberapa hari yg lalu saya, melihat taman Kridoanggo tampak sepi, maka kita optimalkan pemantapan kegiatan pentas seni dan budaya seperti ini. Sebagai wujud kecintaan saya terhadap seni dan budaya di Kabupaten Sragen," ungkapnya.

Pihaknya mengaku kagum dengan penampilan dari tarian yang diperagakan anak - anak. Menurutnya hal ini wujud tumbuh kecintaan seni dan budaya dari usia dini.

"Perlu kita support agar lebih banyak lagi pelaku seni di Kabupaten Sragen. Saya pernah melaksanakan kegiatan seni cokek, ketoprak, dan tayub. Jadi, kegiatan seni di Sragen perlu kita lestarikan agar semua kesenian yang ada di Sragen terus bisa dirasakan anak cucu kita," lanjutnya.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Sragen, Suparno mengingatkan agar masyarakat jangan sampai lupa dengan seni dan budaya yang ada di Sragen.

Adanya kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi bersama dari DPRD Provinsi dan Kabupaten dalam melestarikan dan memajukan seni dan budaya di Kabupaten Sragen.

***

tags: #dprd provinsi jawa tengah #dprd kabupaten sragen #melestarikan budaya jawa tengah

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI