Gara-gara Kasus Sukolilo, Diskominfo Pati Dibuat Pusing 

"Di Google Maps banyak penggunaan nama-nama yang provokatif. Hal ini menjadi atensi kami selama 7-8 hari ini," kata Ratri.

Sabtu, 22 Juni 2024 | 13:20 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Pati - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati, Ratri Wijayanto mengaku pusing beberapa hari dengan beredarnya stigma Kecamatan Sukolilo sebagai kampung penadah. Hal ini menjadi perhatian usai kasus tewasnya bos rental mobil asal Jakarta yang tewas dikeroyok di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati. 

Pasca kejadian tersebut wilayah Sukolilo, Pati ditandai di Google Maps sebagai kampung penadah, kampung bandit, hingga Kampung Maling. Ratri menyatakan hal ini telah menjadi perhatian pihaknya selama beberapa waktu terakhir. 

BERITA TERKAIT:
Wamenag Tinjau Kesiapan Asrama Haji Sukolilo Surabaya
Gara-gara Geber Motor, Pemuda di Pati Tewas Dikeroyok
Maling Motor di Sukolilo Pati Diringkus Polisi, Berencana Kabur ke Bali 
Dinas Penanaman Modal Pati Akui Tragedi Sukolilo Berdampak pada Investasi  
Update Kasus Bos Rental Mobil Sukolilo Pati: Penyewa Pakai Identitas Palsu, Polisi Kesulitan 

"Di Google Maps banyak penggunaan nama-nama yang provokatif. Hal ini menjadi atensi kami selama 7-8 hari ini," kata Ratri.

Menurutnya, Diskominfo saat ini baru bisa menangani persoalan tersebut menggunakan fitur yang disediakan Google. "Sebab, Google Maps itu tidak berada di bawah kendali Kominfo, melainkan platform yang dikelola oleh Google sesuai syarat dan ketentuan yang dibuat oleh Google," ujar Ratri.

"Maka kami memanfaatkan fitur-fitur yang ada di Google Maps agar penamaan-penamaan yang tidak sesuai tadi bisa disesuaikan kembali," jelasnya.

Akan tetapi, dia mengakui bahwa langkah tersebut belum efektif lantaran pihak yang memperkeruh suasana dengan cara mendiskreditkan wilayah Sukolilo di Google Maps masih belum diketahui hingga saat ini.

Karena itu, Ratri berharap agar semua pihak lebih bijaksana dalam menggunakan Google Maps. Pasalnya, banyak orang, baik dari dalam maupun luar Pati, yang mengandalkan aplikasi tersebut saat berpergian.

"Jangan sampai juga penamaan lokasi dengan nama-nama yang kurang pantas itu menimbulkan stigma yang tidak baik terhadap Kabupaten Pati secara umum dan Kecamatan Sukolilo khususnya," ucap Ratri.

***

tags: #sukolilo #dinas komunikasi dan informatika #kabupaten pati #google maps #kampung maling

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI