Kejam! Kucing di Malang Dipaku di Pohon hingga Mati

Sejumlah luka sayatan juga ditemukan di punggung kucing itu.

Minggu, 23 Juni 2024 | 22:35 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Malang - Seekor kucing dalam kondisi sudah mati ditemukan oleh seorang warga bernama Mira dalam keadaan dipaku di sebuah pohon di depan pagar rumahnya. Polisi kini memburu pelaku yang melakukan tindakan kejam tersebut.

Mira menemukan kucing dalam kondisi dipaku pada Selasa (18/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah luka sayatan juga ditemukan di punggung kucing itu.

BERITA TERKAIT:
Tampang dan Identitas Pelaku Penembak Mati Kucing di Krobokan Semarang
Terungkap Motif Pria di Krobokan Semarang Tembak Kucing Tiga Kali, Kesal Merpatinya Diterkam dan Berak Sembarangan 
Beredar Video Pria di Krobokan Semarang Tembak Kucing di Kolong Mobil, Sudah Diamankan Polisi 
Heatstroke Ancam Hewan Kesayangan di Puncak Kemarau, Begini Cara Mengatasinya
Mengenal Lebih Dekat Max Dow, Kucing Bergelar Doktor dari Universitas Vermont

Temuan kucing tersebut diunggah di media sosial dan menjadi viral. Polisi pun segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.

Polsek Dau telah mendatangi lokasi ditemukannya bangkai kucing itu pada Rabu (19/6) malam. Di lokasi, polisi memintai keterangan beberapa saksi dan menemukan sisa kaki kucing dalam kondisi dipaku.

"Kami sudah berkomunikasi dengan saksi sekaligus pemilik rumah di dekat pohon itu. Beliau mengatakan tidak apa-apa, namun dia merasa heran mengapa ada yang tega melakukan hal tersebut kepada kucing," jelas Kapolsek Dau Kompol Edi Hariadi.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan RT dan satpam setempat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui siapa sebenarnya yang melakukan perbuatan ini," tambahnya.

Meskipun korbannya bukan manusia, Edi menegaskan bahwa polisi tetap akan turun tangan. Sebab, selain mengganggu keamanan dan ketertiban, tindakan ini juga bisa dianggap sebagai bentuk teror.

***

tags: #kucing #dipaku #pohon #malang #mati

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI