Fotografer New York Times Abadikan Moment Peluru Lewati Donald Trump, Foto Kini Jadi Perdebatan  

foto tersebut saat ini menjadi kontroversial karena beberapa pihak masig meragukan keasliannya. 

Senin, 15 Juli 2024 | 10:55 WIB - Internasional
Penulis: - . Editor: Hani

KUASAKATACOM, Pennsylvania - Beberapa waktu lalu, terjadi insiden penembakan yang mengarah ke Kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump di Negara Bagian Pennsylvania, Sabtu (13/7) waktu setempat. 

Moment penembakan tersebut berhasil diabadikan langsung oleh fotografer New York Times, Doug Mills. Namun, foto tersebut saat ini menjadi kontroversial karena beberapa pihak masig meragukan keasliannya. 

BERITA TERKAIT:
Pakar Mesir: AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional Berisiko Rugikan Negara Berkembang
Diaz-Canel Bantah Tuduhan Trump soal “Jasa Keamanan” Kuba ke Venezuela
Trump Ancam akan Serang Iran Dengan Sangat Keras
Kerahkan Garda Nasional, Trump Digugat Washington DC
Trump Desak 17 Perusahaan Farmasi untuk Turunkan Harga Obat dalam Waktu 60 Hari

Padahal ketika peristiwa penembakan terjadi, banyak saksi mata yang melihat tembakan peluru hingga bisa terabadikan kamera.

Dikutip dari laman Digital Camera World, memotret foto peluru telah dilakukan sebelumnya, tetapi biasanya dilakukan dalam keadaan terkendali. fotografer Swedia mengambil gambar biathlete Hanna Öberg, menggunakan Nikon Z 9 yang menunjukkan peluru meninggalkan moncong senapan.

Strand menggunakan pendekatan "semprot dan berdoa" dengan mode diam 120fps kamera dan rana 1/32.000 detik. Tetapi itu masih merupakan hasil dari berjam-jam latihan agar memahami waktu penembakan sehingga peluru ditembakkan dapat dipotret saat yang tepat.

Mills, sebagai seorang profesional, juga tidak diragukan lagi akan kemampuannya menangkap gambar dalam sebuah momen penting. Dengan kondisi yang terang dan kamera yang terfokus pada Donald Trump, peluru yang melesat di dekatnya akan menjadi fokus yang tajam jika lewat cukup dekat. 

Kekaburan yang terlihat menunjukkan seberapa cepatnya dibandingkan dengan kecepatan rana. Penembak, yang diidentifikasi oleh FBI sebagai Thomas Matthew Crooks, menggunakan "senapan bergaya AR" - yang akan menembakkan peluru dengan kecepatan sekitar 3000 kaki/detik.

Menurut Politiko, Mills mengambil foto dengan kamera Sony yang mampu mencapai 30fps dan 1/8000 detik. Namun tidak disebutkan pengaturan apa yang dia gunakan. Dalam wawancara dengan Sony, Mills mengungkap telah beralih ke Sony a9 dari Canon. Ada kemungkinan dia menggunakan Sony A9iii. Bisa jadi Mills memotret pada 1/8000 detik, meski kamera menawarkan brusts hingga 120fps dan 1/80.000 detik. Intinya yaitu bahwa kecepatan rana dan matematika balistik tampaknya menunjukkan tidak ada alasan meragukan foto tersebut, apalagi tidak terlihat perpindahan udara dari peluru yang lewat.

Informasi sebelumnya menjelaskan bahwa, kandidat Presiden AS, Donald Trump ditembak saat berkampanye untuk Pilpres dan terluka kupingnya. penembakan terjadi saat kampanye di Pennsylvania. Kabar terakhir menyebutkan Donald Trump baik-baik saja. 

Sniper pelaku penembakan ditewaskan oleh Secret Service dan ada peserta kampanye yang juga dilaporkan tewas. Terungkap pelaku penembakan diidentifikasi sebagai Thomas Matthew Crooks (20) dari Pennsylvania.


*Ditulis oleh wartawan magang Rahardian Haikal Rakhman

***

tags: #donald trump #penembakan #fotografer

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI