Pamit Cari Pakan Ternak, Seorang Bapak Ditemukan Tewas Tenggelam di Embung Tosoro Semarang
"Menurut keterangan saksi yaitu anak korban Agus Asrori bahwa, ayahnya (bapak Subari) pergi dari rumah untuk mencari rumput dan menyiram kebun cabe sekitar pukul 15.00 Wib.
Sabtu, 20 Juli 2024 | 10:21 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Hani
KUASAKATACOM, Getasan – Seorang pria Bernama Subari (58) warga Dusun Tosoro RT 15 RW 6 Desa Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah ditemukan tewas usai tenggelam di Embung Tosoro wilayah setempat.
Kapolsek Getasan Iptu Ari Parwanto menjelaskan kejadian yang terjadi pada Jumat Sore 19 Juli 2024. Ia menyampaikan bahwa, korban pamit dari rumah sekitar pukul 15.00 Wib dengan menggunakan sepeda motor dan membawa sebilah sabit serta galon bekas, untuk mencari rumput pakan ternak dan menyiram kebun cabe miliknya.
BERITA TERKAIT:
Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kolong Tol Jakut, Diduga karena Sakit
Seorang Pria di Jakut Tewas usai Minum Obat Lambung, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Kawasan Patung Kuda Jakpus
Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Kali Banjir Kanal Timur
Sesosok Mayat Pria Ditemukan di Jakut, Korban Diduga Depresi
"Menurut keterangan saksi yaitu anak korban Agus Asrori bahwa, ayahnya (bapak Subari) pergi dari rumah untuk mencari rumput dan menyiram kebun cabe sekitar pukul 15.00 Wib. Namun hingga pukul 18.00 Wib korban tidak kunjung pulang. Selanjutnya anak korban menyusul ke lokasi embung sekitar kebun cabe milik ayahnya. Di lokasi saksi menemukan kendaraan ayahnya dengan rumput yang diikat diatas sepeda motor, sabit dan galon bekas milik ayahnya. Saksi mencoba memanggil dan mengecek di embung Tosoro, namun tidak membuahkan hasil dan melaporkan ke perangkat desa selanjutnya meneruskan ke Polsek Getasan,” katanya, saat dikonfirmasi pada Sabtu 20 Juli 2024.
Berkoordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Semarang, Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Polsek Getasan Ipda Agnes Eko Kristianto, memantau langsung pencarian korban diduga tenggelam di dalam Embung Tosoro.
Di embung yang diperkiraan seluas lapangan sepak bola mini ini, Personel Polsek Getasan, petugas BPBD, Damkar dan warga melakukan upaya mengurangi debit air dengan membuka pembatas/pintu embung, dan penyelaman di dasar embung sedalam 4 meter.
"Bersama BPBD, Damkar dan Masyarakat kami mencoba mencari korban di dasar embung. Karena lapisan embung dilapisi plastik tebal, dan terdapat jejak gesekan kaki, kami menduga korban terpeleset saat mengambil air untuk menyiram tanaman cabe miliknya,” ujarnya.
Masih menurut Iptu Ari, Sekitar pukul 21.45 Wib korban berhasil ditemukan di dasar embung. Dan langsung dilakukan evakuasi. Selanjutnya dibawa ke Puskesmas Getasan, untuk dilakukan pemeriksaan atau visum luar.
"Bersama keluarga dan menurut keterangan pihak Puskesmas Getasan, dugaan korban meninggal karena tenggelam dan tidak ada tanda tanda kekerasan pasa tubuh korban,” beber dia.
Setelah mendapat penjelasan dari medis, pihak keluarga menerima meninggalnya korban dan menolak dilakukan Autopsi dengan membubuhkan surat pernyataan. Jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
***tags: #pria #tewas #tenggelam #kabupaten semarang
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Performa Impresif di Paruh Musim, PSIM Yogyakarta akan Fokus Evaluasi Menuju Putaran Kedua
16 Januari 2026
Kemenag Gelar Pelatihan Baca Al-Qur’an untuk 4.921 Guru PAI di Sekolah Umum
16 Januari 2026
Kemkomdigi Klarifikasi Isu Kebocoran Data Pengguna Instagram
16 Januari 2026
Tutup Putaran Pertama, Madura United Masih Tertahan di Posisi ke-14
16 Januari 2026
Persib Bandung Juara Paruh Musim, Bojan Hodak: Banyak Aspek yang Harus Diperbaiki
16 Januari 2026
Wabup Gunungkidul Buka Konsultasi Publik RKPD 2027
16 Januari 2026
Dough Darlings Luncurkan Rangkaian Donat Artisan yang Unik dan Autentik
16 Januari 2026
Lanal Cilacap Peringati Hari Dharma Samudera 2026 dengan Upacara Khidmat
16 Januari 2026
Bank BPD DIY Serahkan Bantuan Mobil Ambulans untuk RSUD Prambanan
16 Januari 2026
RSUP Dr. Sardjito Gelar Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Anak di Cilacap
16 Januari 2026

