Gelar UKW, PWI - Diskominfo Jateng Dukung Wartawan Kompeten dan Berintegritas
PPRA mendorong insan pers menghasilkan berita yang berempati.
Selasa, 06 Agustus 2024 | 07:00 WIB - Ragam
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Semarang – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) selama dua hari pada Rabu-Kamis (7-8/8/2024) di Hotel Khas Semarang.
Pelaksanaan sertifikasi wartawan ini diselenggarakan oleh PWI Jateng dengan menggandeng Diskominfo. Hali ini merupakan agenda yang keenam kali sejak tahun 2019.
BERITA TERKAIT:
Tim Futsal Siwo PWI Jateng Ikuti Pemusatan Latihan Jelang Porwanas di Banjarmasin
Diskominfo Jateng Gandeng PWI Kembali Gelar UKW untuk Tingkatkan Kredibilitas WartawanÂ
Gelar UKW, PWI - Diskominfo Jateng Dukung Wartawan Kompeten dan Berintegritas
52 Wartawan Siap Ikuti UKW Joglosemar di Sleman
Tidak Hanya Jadi Guru, Lulusan FITK Unsiq Bisa Berkiprah di Banyak Profesi
Ketua PWI Jateng, Amir Machmud NS menjelaskan, di tengah kemelut organisasi yang menerpa PWI Pusat, pihaknya tetap konsisten dan komitmen untuk meningkatkan agenda dalam upaya meningkatkan komptensi insan pers dalam memproduksi karya jurnalistik melalui UKW.
‘’PWI Jateng tetap istikamah menjadikan UKW sebagai program mahkota dalam upaya mencetak wartawan yang menguasai kecakapan teknis atau skill, dan mampu menghayati etika dalam praktik dan laku berjurnalistik,’’ kata Amir pada Senin (5/8/2024).
Selain itu, ia juga mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan Kominfo Jateng yang konsisten sejak 2019 bersinergi dengan PWI mengadakan program memperkuat profesionalisme wartawan melalui UKW.
Ia menambahkan, kegiatan UKW bersama Diskominfo Jateng punya sejarah penting. Sebab untuk kali pertama pada pelaksanaan UKW tahun 2019 lalu, ditambahkan mata uji Hukum Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA).
‘’PPRA mendorong insan pers menghasilkan berita yang berempati, melindungi anak, harkat dan martabatnya ketika mereka terlibat dalam persoalan hukum, baik sebagai pelaku, saksi, maupun korban. Penguasaan PPRA juga ikut menentukan apakah seorang wartawan itu kompeten atau tidak,’’ imbuhnya.
UKW tahun ini, diikuti 30 peserta yang dibagi menjadi kategori utama, madya, dan muda, serta berasal dari daerah yang berbeda di Jawa Tengah seperti Kabupaten Tegal, Rembang, Blora, Kebumen, Demak, Klaten, Batang, Grobogan, Kudus, dan Kota Semarang.
Nantinya, asesor atau penguji UKW terdiri atas Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS, Sihono dari PWI DIY, Ketua Badan Khusus UKW PWI Jateng R Widiyartono, Wakil Ketua PWI Jateng Isdiyanto, dan Sekretaris PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana.
Di sisi lain, Kepala Diskominfo Jateng Riena Retnaningrum mengatakan, pihaknya mendukung upaya PWI Jateng untuk menggelar UKW sebagai ikhtiar meningkatkan knowledge dan integritas wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
''UKW menurut saya sangat penting, karena menambah knowledge, wawasan, dan menjadikan wartawan memiliki nilai plus. Misalnya, jangan sampai wartawan itu tak mengetahui substansi materi yang ditanyakan. Karena salah substansi, jawabannya juga berbeda,'' kata Riena.
Menurut dia, tantangan terbesar wartawan saat ini adalah bagaimana yang bersangkutan memiliki kemampuan multitasking di tengah era digital.
Selain itu, wartawan juga dituntut bisa bersaing dengan netizen (warganet) yang bisa menjadi pewarta di media sosial namun belum diatur dalam kode etik profesi.
Dalam konteks kekinian, dia berharap, keahlian wartawan tak kalah dengan warganet dalam menyajikan informasi secara cepat.
Namun demikian, Riena juga ingin wartawan tetap menunjukkan kapasitas dan kualitasnya sehingga berita yang diproduksi akurat dan sesuai kaidah jurnalistik.
Seperti dalam konteks pemberitaan Pilkada 2024, lanjut dia, wartawan harus menguasai tahapan-tahapan, meliterasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih, dan menjaga independensi.
‘’Transformasi digital memungkinkan terjadinya tsunami informasi. Dan di sinilah, harapan saya, wartawan mampu menyajikan pemberitaan yang komplet, berimbang, verifikatif dengan mengedepankan kode etik, turut menangkal hoaks, dan mampu mengedukasi, meliterasi masyarakat. Maka UKW bagi wartawan itu sangat diperlukan,’’ pungkas Riena.
*Ditulis oleh wartawan magang Rahardian Haikal Rakhman
***tags: #pwi jawa tengah #diskominfo
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Semen Padang FC Siapkan Perombakan Besar-besaran Jelang Putaran Kedua
14 Januari 2026
Bank Jateng Dukung Kreativitas Media Digital di Semarang
14 Januari 2026
Heni Tegaskan INI-IPPAT di Jateng Harus Berintegritas dan Profesional
14 Januari 2026
Perkuat Kualitas Produk Hukum Daerah, Kemenkum Jateng Sambut Bapemperda DPRD Kota Surakarta
14 Januari 2026
Honda Hadirkan Warna Exclusive untuk Stylo
14 Januari 2026
KAI Services Gelar Training Untuk Prama Prami untuk Rangkaian Compartment
14 Januari 2026
IPM Kota Semarang Capai 85,80, Bukti Program Pembangunan Berjalan Efektif
14 Januari 2026
USM Sosialisasikan PKM 2026
14 Januari 2026
Penuh Kasih dan Kebersamaan, Lapas Semarang Gelar Perayaan Natal Bersama
14 Januari 2026
USM Kirim Relawan untuk Bantu Penanganan Bencana di Kudus
14 Januari 2026
Gubernur Jateng Minta Daerah Ajukan Asuransi Gagal Panen
14 Januari 2026

