Diskominfo Jateng Gandeng PWI Kembali Gelar UKW untuk Tingkatkan Kredibilitas Wartawan 

Wartawan merupakan profesi yang penuh dengan dinamika.

Kamis, 08 Agustus 2024 | 04:27 WIB - Ragam
Penulis: - . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah menyelenggarakan Uji Kompetensi wartawan (UKW), di Khas Hotel Semarang selama dua hari,(7-8/8/2024). Penyelenggaraan UKW tahun ini merupakan yang ke-6 kalinya sejak tahun 2019 lalu. Tujuan digelarnya sertifikasi wartawan ini supaya dapat menghasilkan insan pers yang berkredibilitas sehingga bisa menghasilkan berita yang berkualitas.  

Adapun, asesor atau penguji UKW terdiri seperti Ketua PWI Jateng, Amir Machmud NS, anggota PWI DIY,Sihono, Ketua Badan Khusus UKW PWI Jateng, R Widiyartono, Wakil Ketua PWI Jateng,Isdiyanto, serta Sekretaris PWI Jateng Setiawan Hendra Kelana. 

BERITA TERKAIT:
Tim Futsal Siwo PWI Jateng Ikuti Pemusatan Latihan Jelang Porwanas di Banjarmasin
Diskominfo Jateng Gandeng PWI Kembali Gelar UKW untuk Tingkatkan Kredibilitas Wartawan 
Gelar UKW, PWI - Diskominfo Jateng Dukung Wartawan Kompeten dan Berintegritas
52 Wartawan Siap Ikuti UKW Joglosemar di Sleman
Tidak Hanya Jadi Guru, Lulusan FITK Unsiq Bisa Berkiprah di Banyak Profesi


Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Jawa Tengah, Moh Faizin mengatakan, kerja sama ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terhadap para wartawan dalam meningkatkan kompetensinya. Pihaknya menyambut baik adanya kegiatan UKW, yang dilaksanakan secara berlanjut.

“Dampak positifnya adalah, wartawan yang lulus akan mempunyai standar kompetensi yang mumpuni. Dengan begitu, juga akan mendorong terwujudnya pemberitaan yang sehat sekaligus mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya, Rabu (7/8/2024).

Menurut Faizin, wartawan merupakan profesi yang penuh dengan dinamika, sehingga dibutuhkan kecerdasan, pemikiran yang terbuka, dan sikap bijaksana.

“Oleh karena itu, peningkatan kualitas diri itu wajib bagi seorang wartawan. Sebab saya percaya, institusi pers yang diawaki wartawan yang kompeten, akan melahirkan karya-karya jurnalistik yang mengedukasi dan mengkonstruksi demokrasi di negeri ini,” lanjutnya.


Dengan peningkatan kompetensi, ungkap Faizin, media mampu melakukan langkah kreatif, inovatif dan berkolaborasi dengan stakeholder lain, serta mengembangkan divergensi media.

“Dengan demikian, industri media massa bisa tetap bertahan di tengah gempuran kemajuan teknologi,” ucapnya.

Pihaknya berharap media massa juga mampu menjawab tantangan demokrasi, dengan menjadi rujukan sumber informasi.

“Kredibilitas dan kompetensi inilah yang menjadi kunci pembeda, antara insan pers dan agen informasi yang ada di media sosial. Dan sebagai salah satu pilar demokrasi, pers bersama wartawan harus punya sikap kritis terhadap pemerintah, dalam upaya menjaga fungsi kontrol yang efektif dan fair,” terangnya.

Sementara, Ketua PWI Jateng, Amir Machmud NS menjelaskan, UKW menjadi sarana menghadirkan wartawan yang berkompetensi, baik secara teknis maupun etis.

“Sudah enam kali sejak 2019 kami bekerja dengan Diskominfo Jawa Tengah, tiap tahun menyertakan beberapa kelompok. Yakni kelompok muda, madya, dan utama,” katanya.

Ditambah, peserta UKW berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, seperti Kabupaten Tegal, Rembang, Blora, Kebumen, Demak, Klaten, Batang, Grobogan, Kudus, dan Kota Semarang.

*Ditulis oleh wartawan magang Rahardian Haikal Rakhman

***

tags: #pwi jawa tengah #ukw #diskominfo #wartawan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI