Pengangguran Terbanyak di Indonesia Ada di Provinsi Ini 

Pada Februari 2024, TPT laki-laki tercatat sebesar 4,96%, lebih tinggi dibandingkan TPT perempuan yang sebesar 4,60%.

Kamis, 08 Agustus 2024 | 13:47 WIB - Ragam
Penulis: Issatul Haniah . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2024 sebesar 4,82%, turun sebesar 0,63 persen poin dibandingkan Februari 2023.

Ini berarti dari setiap 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar 5 orang yang menganggur. Jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Februari 2024 mencapai 149,38 juta orang, meningkat sebanyak 2,76 juta orang dibandingkan Februari 2023.

BERITA TERKAIT:
Bupati Paramitha Buka Brebes Job Fest, 10 Ribu Posisi Lowongan Terbuka Bagi Semua Lulusan
BAZNAS Resmikan Program Z-Auto untuk Berdayakan Mustahik
Jawab Tantangan Pengangguran, Binus University Semarang Cetak Talenta Industri 4.0
Tingkat Pengangguran Terbuka di Purbalingga Terendah di Barlingmascakeb
BPS Catat Tiga Jurusan di SMK Ini Paling Banyak Sumbang Pengangguran

Pada Februari 2024, TPT laki-laki tercatat sebesar 4,96%, lebih tinggi dibandingkan TPT perempuan yang sebesar 4,60%. Baik TPT laki-laki maupun perempuan mengalami penurunan dibandingkan Februari 2023, masing-masing sebesar 0,87 persen poin dan 0,26 persen poin.

Berdasarkan daerah tempat tinggal, TPT di perkotaan (5,89%) jauh lebih tinggi dibandingkan TPT di perdesaan (3,37%). Dibandingkan Februari 2023, TPT di perkotaan dan perdesaan mengalami penurunan masing-masing sebesar 1,22 persen poin dan 0,05 persen poin.

Secara wilayah, BPS mencatat lima provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi, yaitu Banten (7,02%), Kepulauan Riau (6,94%), Jawa Barat (6,91%), Jakarta (6,02%), dan Papua Barat (6,02%).

Provinsi-provinsi berikutnya adalah Sulawesi Utara dengan 5,98%, Maluku dengan 5,75%, Papua dengan 5,81%, Sumatera Barat dengan 5,79%, dan Kalimantan Timur dengan angka 5,75%.
 

***

tags: #pengangguran #badan pusat statistik #bps

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI