Dokter Ingatkan Tunda Imunisasi Bahayakan Anak, Bisa Lebih Rentan Penyakit
"Anak yang tidak diimunisasi lebih rentan terhadap penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan imunisasi.
Senin, 19 Agustus 2024 | 22:55 WIB - Kesehatan
Penulis:
. Editor: Fauzi
KUASAKATACOM, Jakarta – dokter spesialis anak dari Eka Hospital BSD Tangerang, Arnold Soetarso, memperingatkan bahwa menunda atau tidak memberikan imunisasi pada anak dapat menimbulkan risiko tinggi.
"anak yang tidak diimunisasi lebih rentan terhadap penyakit yang seharusnya dapat dicegah dengan imunisasi. Selain itu, penundaan imunisasi dapat mengganggu kekebalan kelompok, yang memungkinkan penyakit kembali menyebar," ujar Arnold di Tangerang, Banten, Senin (19/8).
BERITA TERKAIT:
Puluhan Anak Penyintas Banjir Antusias Ikuti Layanan Psikososial
Ratusan Ribu Siswa Surabaya Deklarasi Akses Konten Digital Aman dan Internet Sehat
Menteri PPPA Dorong Peningkatan Pengawasan Anak
Kemkomdigi Gandeng Pelaku Industri Gim untuk Perkuat Pengawasan Anak
Dalami Kasus Kematian Anak di Jakut, Polisi Temukan Sejumlah Luka pada Tubuh Korban
Ia menjelaskan bahwa imunisasi adalah langkah penting untuk melindungi anak dari penyakit berbahaya. imunisasi melatih tubuh anak untuk memproduksi antibodi yang melawan kuman penyebab penyakit.
imunisasi melibatkan pemberian vaksin—mikroorganisme (virus atau bakteri) yang telah dilemahkan atau dibunuh—untuk merangsang sistem kekebalan tubuh agar menghasilkan antibodi tanpa menimbulkan penyakit.
Manfaat imunisasi termasuk mencegah penyakit serius seperti polio, campak, rubella, difteri, pertusis, dan tetanus, serta mengurangi kematian, mencegah penyebaran penyakit, dan membentuk kekebalan kelompok.
Ikatan Dokter anak Indonesia (IDAI) telah menetapkan jadwal imunisasi dasar yang wajib, yaitu BCG untuk mencegah tuberkulosis, Hepatitis B untuk mencegah hepatitis B, serta DPT untuk mencegah difteri, pertusis (batuk rejan), dan tetanus. Selain itu, imunisasi Polio mencegah polio, Hib untuk mencegah infeksi Hib yang dapat menyebabkan meningitis, pneumonia, dan sepsis, serta campak, gondongan, rubella (MMR) untuk mencegah ketiga penyakit tersebut.
"Dengan memberikan imunisasi lengkap kepada anak, orang tua memberikan perlindungan terbaik untuk masa depannya," tambah Arnold Soetarso.
***tags: #anak #imunisasi #dokter spesialis
Email: [email protected]
KOMENTAR
BACA JUGA
TERKINI
Mayoritas Wilayah Jakarta Diprakirakan Diguyur Hujan pada Minggu Sore hingga Malam
07 Desember 2025
KUA Kemenag Turut Bantu Penyintas Banjir di Batangtoru
07 Desember 2025
Paris Saint-Germain vs Rennais: Les Parisiens Menang Telak 5-0
07 Desember 2025
Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Rumah Kosong di Tangerang
07 Desember 2025
Liverpool Ditahan Imbang Leeds United 3-3
07 Desember 2025
Menag Nasaruddin Umar Tawarkan Model Kerukunan Ekologis Dunia
07 Desember 2025
Barcelona Kokoh di Puncak Klasemen usai Gilas Real Betis 5-3
07 Desember 2025
Bayern Muenchen vs VfB Stuttgart: Harry Kane dkk Menang Telak 5-0
07 Desember 2025
Kebut Distribusi Bantuan Bencana Sumbar, Kemensos Gandeng Berbagai Pihak
07 Desember 2025
Kalahkan Sunderland 3-0, Man City Tempel Pemuncak Klasemen Arsenal
07 Desember 2025
Alhamdulillah, Korban Musibah Ponpes Al Khoziny Dapat Bantuan Tangan Palsu Bionic
07 Desember 2025

